DPD Tani Merdeka Pidie Dukung Don Muzakir Sebagai WamentanDPD Tani Merdeka Pidie Dukung Don Muzakir Sebagai Wamentan

PIDIE (Waspada.id): Suara para petani dari Kabupaten Pidie mengalir hingga ke Istana Negara.
Melalui Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pidie, Sabirin, SE, mereka mengusulkan Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, kepada Presiden RI Prabowo Subianto sebagai figur yang dinilai paling memahami kebutuhan petani untuk mengisi jabatan Wakil Menteri Pertanian.
Menurut Sabirin, usulan tersebut merupakan aspirasi para petani yang tergabung dalam Tani Merdeka Indonesia, mulai dari Koordinator Desa (Kordes), Koordinator Kecamatan (Korcam), hingga DPD di Kabupaten Pidie.
Ia menjelaskan, Kabupaten Pidie merupakan salah satu daerah agraris di Aceh dengan luas wilayah sekitar 3.086,90 kilometer persegi, terdiri atas 23 kecamatan dan 730 gampong, serta memiliki luas baku sawah sekitar 26.504 hektare. Potensi tersebut menjadikan sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat sekaligus salah satu penyangga ketahanan pangan di Aceh.
Sabirin menilai, daerah dengan potensi pertanian sebesar itu membutuhkan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada petani dan dipimpin oleh figur yang memahami persoalan pertanian dari lapangan.
"Don Muzakir bukan hanya memimpin organisasi, tetapi juga hadir bersama petani. Beliau memahami kebutuhan petani dan mampu menerjemahkan program pemerintah menjadi gerakan nyata di lapangan," kata Sabirin.
Ia menambahkan, Don Muzakir memiliki pemikiran, konsep, dan gagasan yang sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Sebagai putra Aceh, Don Muzakir dinilai berhasil membesarkan Tani Merdeka Indonesia, organisasi yang digagas Presiden Prabowo Subianto bersama Sudaryono selaku Dewan Pembina. Don juga dikenal aktif turun langsung ke daerah-daerah pertanian memberikan motivasi kepada petani agar meningkatkan produktivitas dan mendukung program swasembada pangan.
Penerima Satyalancana Presiden pada momen Panen Raya di Karawang itu, lanjut Sabirin, merupakan figur yang dekat dengan petani dan memahami tantangan yang dihadapi sektor pertanian dari tingkat desa hingga nasional.
"Kami dari unsur petani, mulai dari Kordes, Korcam, hingga DPD Tani Merdeka Indonesia, menilai Don Muzakir layak menggantikan Sudaryono. Pemikiran, konsep, dan gagasannya sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan dan ketahanan pangan. Kami melihat Ketum Don sebagai sosok pekerja keras yang selalu menyemangati para petani di lapangan. Semoga usulan ini didengar oleh Presiden Prabowo," ujar Sabirin.
Sabirin berharap aspirasi para petani dari Kabupaten Pidie, yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Aceh, dapat menjadi pertimbangan Presiden Prabowo Subianto dalam menentukan figur yang akan membantu memperkuat sektor pertanian nasional.(id69)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda