Breaking News
Memuat breaking news...

DPRD Sumut Minta BGN Evaluasi Menu MBG

Redaksi
Redaksi
Rabu, 2 September 2026 - 8.26 PM WIB
DPRD Sumut Minta BGN Evaluasi Menu MBG
Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara, Rudi Alfahri Rangkuti. Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEDAN (Waspada.id): Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara, Rudi Alfahri Rangkuti, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) segera mengevaluasi variasi menu Makanan Bergizi Gratis (MBG). Evaluasi dinilai perlu dilakukan menyusul kenaikan harga ayam ras di pasaran yang mencapai Rp50.000 per kilogram.

Rudi menilai penggunaan menu MBG yang didominasi olahan ayam dalam beberapa hari terakhir berpotensi meningkatkan permintaan secara bersamaan. Kondisi tersebut dikhawatirkan menekan pasokan dan mendorong kenaikan harga di tingkat konsumen.

“Biro Perekonomian harus proaktif bersinergi dengan OPD terkait dan BGN untuk menata ulang variasi menu agar beban permintaan tidak bertumpuk pada satu komoditas,” ujar Rudi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Biro Perekonomian Setdaprovsu dan OPD terkait di DPRD Sumut, Rabu (2/9).

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu, Evan Botung Daulay, mengatakan pihaknya akan memanggil atau mengundang BGN Sumut untuk membahas komposisi dan jadwal menu MBG di seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurut Evan, pembahasan tersebut salah satunya untuk mencari langkah mengantisipasi kenaikan harga sejumlah kebutuhan pangan, termasuk daging ayam. Penyesuaian menu diharapkan dapat mengurangi tekanan permintaan terhadap komoditas tertentu.

Evan mengatakan koordinasi dengan BGN juga diperlukan agar kebutuhan bahan baku program MBG tetap terpenuhi tanpa mengganggu pasokan pangan bagi masyarakat umum.

RDP tersebut juga membahas Ranperda tentang Perubahan APBD (P-APBD) Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026 antara DPRD Sumut dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Sumut.

Ketua Komisi B DPRD Sumut, Sorta Ertaty Siahaan, turut meminta pemerintah memperkuat koordinasi dengan BGN serta pembinaan terhadap peternak lokal untuk menjaga ketersediaan pasokan ayam.

Berdasarkan pantauan harga di Kota Medan, ayam ras di pasar tradisional berada di kisaran Rp45.000-Rp48.000 per kilogram dan di sejumlah titik mencapai Rp50.000 per kilogram. Sementara harga ayam hidup di tingkat peternak berkisar Rp26.500-Rp28.500 per kilogram. (id143)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement