Breaking News
Memuat breaking news...

Dr. Kaswinata Terpilih sebagai Ketua IAEI Sumut Periode 2026–2031

Redaksi
Redaksi
Minggu, 6 September 2026 - 10.32 AM WIB
Dr. Kaswinata Terpilih sebagai Ketua IAEI Sumut Periode 2026–2031
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

WASPADA, ( Waspada.id); Dr. Kaswinata, SE., Ak., CA., MSP., terpilih sebagai Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Sumatera Utara periode 2026–2031 melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) IAEI Sumatera Utara yang digelar di Ruang Rapat Rektorat Universitas Dharmawangsa, Jalan Yos Sudarso, Medan, Jumat (4/9/2026).

Pemilihan dilakukan melalui mekanisme voting tertutup setelah sejumlah nama diusulkan oleh peserta Muswil yang memiliki hak suara.

Dalam pemilihan tersebut, Dr. Kaswinata memperoleh kepercayaan untuk memimpin IAEI Sumatera Utara selama lima tahun ke depan.

Muswil turut menetapkan Dr. Kaswinata sebagai Ketua Formatur. Ia didampingi Dr. Sugianto dan Dr. Yuliaty Tety sebagai anggota formatur yang selanjutnya bertugas menyusun struktur organisasi dan keanggotaan IAEI Sumatera Utara periode 2026–2031.

Muswil dihadiri perwakilan dari 12 perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN/PTS) di Sumatera Utara serta satu komisariat aktif, yakni Politeknik Negeri Medan (Polmed), sebagai peserta sekaligus pemilik hak suara.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Dharmawangsa Dr. Amri Nasution, Koordinator Barat IAEI Prof. M. Yafiz, serta Sekretaris Jenderal IAEI Pusat Dr. Sutan Emir.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Rektor Universitas Dharmawangsa Dr. H. Zamakhsyari bin Hasballah Thaib, Lc., M.A., Wakil Rektor III Umar Hamdan Nasution, SE., MM., serta pihak Yayasan Universitas Dharmawangsa, Dr. Eddi Iskandar.

Wakil Rektor III Universitas Dharmawangsa Umar Hamdan Nasution mengatakan pihaknya merasa bangga karena kampus tersebut menjadi tempat pelaksanaan Muswil IAEI Sumatera Utara.

"Kami merasa bangga karena Muswil ini dapat dilaksanakan di Kampus Dharmawangsa. Ini akan tercatat menjadi sejarah bahwa Muswil IAEI untuk periode 2026–2031 dilaksanakan di kampus kami,” ujarnya.

Pihak Yayasan Universitas Dharmawangsa juga menyambut baik pelaksanaan Muswil tersebut. Selain menjadi bagian dari penguatan kembali organisasi IAEI di Sumatera Utara, pihak yayasan berharap Universitas Dharmawangsa ke depan dapat membentuk komisariat IAEI.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal IAEI Pusat Dr. Sutan Emir menyebut Muswil tersebut merupakan bagian dari upaya reaktivasi organisasi di Sumatera Utara.

“Muswil ini merupakan bentuk reaktivasi dari pusat untuk menghidupkan kembali IAEI di Sumatera Utara,” kata Sutan Emir.

Musyawarah kemudian dipimpin oleh Dr. Sugianto dengan agenda pembentukan presidium sidang yang terdiri atas dua orang. Seluruh rangkaian musyawarah berlangsung lancar, khidmat, dan demokratis hingga proses pemilihan ketua.

Usai terpilih, Dr. Kaswinata menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa IAEI Sumatera Utara menjadi organisasi yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.

"Mari kita bawa IAEI menjadi organisasi yang inklusif sehingga mampu berjalan secara produktif dan berkelanjutan untuk membawa dan meningkatkan share ekonomi syariah di Sumatera Utara dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Kaswinata.

Menurutnya, penguatan ekonomi syariah di Sumatera Utara membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Karena itu, IAEI Sumatera Utara akan mendorong kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, perbankan syariah, serta pelaku pasar modal syariah.

“Kami akan berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan seperti OJK, Bank Indonesia, bank-bank syariah, dan pasar modal syariah,” katanya.

Terpilihnya kepengurusan baru melalui Muswil ini menjadi momentum untuk memperkuat peran IAEI dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sumatera Utara sekaligus meningkatkan kontribusi ekonomi syariah terhadap perekonomian daerah.(Id12)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement