Drainase dan Saluran Air di Labuhan Ruku Perlu Dibenahi, Permukiman Kerap Banjir


BATUBARA (Waspada.id): Banjir akibat hujan yang terjadi di kawasan permukiman warga Lingkungan 6 maupun kompleks perumahan Kelurahan Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara, dipicu tidak maksimalnya pengelolaan drainase dan parit. Kondisinya dinilai sudah tidak layak dan dangkal akibat tumpukan lumpur, sampah, serta rumput liar sehingga perlu dilakukan pengerukan dan pendalaman.
Akibatnya, air meluap dan bertahan menggenangi kawasan tersebut. Air membutuhkan waktu cukup lama untuk surut dan mengalir ke parit pembuangan, sebelum akhirnya menuju sungai.

Sementara itu, pembenahan drainase dan pendalaman parit di kawasan permukiman warga oleh dinas terkait, yakni Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batubara, sejauh ini belum dilakukan. Kondisi tersebut terkesan menunjukkan ketidakpedulian terhadap penderitaan warga terdampak. Sebab, setiap musim penghujan, kawasan tempat tinggal mereka kerap dilanda banjir.
"Salah satu faktor penyebab banjir adalah kondisi drainase yang tidak maksimal atau tidak layak. Jika intensitas hujan tinggi tidak diimbangi dengan kapasitas tampung dan saluran yang memadai, air akan meluap dan menggenangi permukiman warga," sebut warga setempat, Jumat (6/11).
Banjir tidak hanya menggenangi kawasan permukiman, tetapi juga meresap masuk ke dalam rumah warga.
Akibatnya, warga terpaksa bekerja ekstra menguras genangan air serta memindahkan perabotan rumah ke tempat yang lebih aman untuk menghindari dampak banjir.

Kepala Dinas Perkim dan Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Batubara, Tavi Juanda, melalui Kabid Permukiman, Susiandi, mengatakan bahwa Disperkim merespons setiap usulan yang diajukan pihak kelurahan maupun desa untuk pembenahan drainase melalui anggaran rutin yang tersedia.
Termasuk usulan pembangunan drainase di kompleks perumahan Lingkungan 6 Labuhan Ruku yang telah diajukan dan akan ditampung dalam pelaksanaan kegiatan rutin Tahun 2027.(id39)
Berita Terkait












































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda