Breaking News
Memuat breaking news...

Driver Online Ditemukan Tewas Di Perkebunan Tebu, Kondisi Kaki Terikat

Redaksi
Redaksi
Jumat, 14 Agustus 2026 - 3.02 PM WIB
Driver Online Ditemukan Tewas Di Perkebunan Tebu, Kondisi Kaki Terikat
Sosok mayat pria diketahui driver taksi online ditemukan tak bernyawa di perkebunan tebu Buluh Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang. Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Sosok mayat pria diketahui driver taksi online ditemukan tak bernyawa di perkebunan tebu Buluh Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang.

Penemuan jasad korban dalam posisi terlentang mengenakan celana pendek biru kaos putih dengan kedua kaki terikat itu membuat geger warga sekitar.

Terdapat sejumlah luka memar di tubuh dan wajah korban diduga akibat diniaya.

Proses identifikasi dan evakuasi jenazah korban oleh pihak berwajib sempat direkam warga hingga videonya beredar luas (viral) di masyarakat, Jumat (14/8/2026) dinihari.

Informasi dihimpun menyebutkan, korban berinisial RA, 25, warga Kecamatan Medan Helvetia. Korban merupakan driver taksi online.

Dalam kesehariannya, korban mengemudikan mobil jenis Daihatsu Ayla. Namun, mobil tersebut tidak ditemukan di lokasi.

Kuat dugaan driver taksi online itu menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) atau pembegalan oleh pelaku yang menyaru sebagai penumpang.

Dalam Penyelidikan

Terkait kasus itu, Tim Jatanras Direktorat Reskrimum Polda Sumut tengah menyelidiki penemuan mayat tersebut.

"Kami sudah turun ke lokasi melakukan penyelidikan, mudah-mudahan dapat segera diungkap," ujar Kasubdit III Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut Kompol Jama Kita Purba kepada wartawan, Jumat (14/8/2026).

Ia mengatakan, personel Inafis Polda Sumut telah mengidentifikasi identitas pelaku serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkapkan kasus penemuan mayat yang diduga menjadi korban perampokan dan pembunuhan tersebut.

"Dari keterangan awal yang didapat korban merupakan pengemudi taksi online. Namun begitu kasusnya masih dalam penyelidikan," katanya.(id142)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement