Dua Kali Gagal, Anak Tukang Langsir Batu Emas di Madina Akhirnya Diterima Jadi Anggota TNI AD


PANYABUNGAN (Waspada.id): Keteguhan dan doa membuahi hasil. Padli Pramana, pemuda warga Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal, dinyatakan lulus dan diterima menjadi anggota TNI Angkatan Darat. Ia dijadwalkan dilantik pada 9 September 2026 di Rindam I/Bukit Barisan, Pematangsiantar, dengan pangkat Prajurit Dua (Prada).
Keberhasilan ini bukan perkara mudah. Padli sebelumnya telah dua kali mengalami kegagalan saat mengikuti seleksi masuk TNI AD. Namun semangatnya tak luntur, dan pada gelombang kedua tahun 2026 namanya akhirnya tercantum dalam daftar kelulusan.
Ayahandanya, Herman, yang sehari-hari bersama istrinya Dewi Astuti bekerja melangsir batu emas di wilayah Bukit Hutabargot dan Nagajuang, tak kuasa menahan haru saat mengungkapkan rasa syukur, Senin malam (7/9).

“Alhamdulillah, rezeki tidak pernah tertukar. Kami tidak menyangka anak kami bisa masuk TNI AD, karena kehidupan kami sehari-hari hanya melangsir batu emas. Tapi dengan kegigihan anak dan doa ibunya, akhirnya terkabul,” ujar Herman dengan mata berkaca-kaca sesaat sebelum berangkat ke Pematangsiantar.
Padli Pramana merupakan anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Herman–Dewi Astuti dan merupakan lulusan SMAN 1 Panyabungan Utara (SMAN Rumbio Red). Kisah perjuangannya menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, ketekunan, dan doa mampu mengubah nasib, apa pun latar belakang keluarganya.(id100)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda