Breaking News
Memuat breaking news...

Dua Proyek Drainase di Tebingtinggi Diduga Bermasalah

Redaksi
Redaksi
Senin, 12 Oktober 2026 - 11.52 AM WIB
Dua Proyek Drainase di Tebingtinggi Diduga Bermasalah
Proyek tanpa plank terletak di Link. 01, Jln. Sofyan Zakaria, Kel. Tebingtinggi tanpa plank pengumuman. Waspada.id/Khalik
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

TEBINGTINGGI (Waspada.id): Dua proyek fisik pembuatan tanggul di Kel. Tebingtinggi, Kec. Padang Hilir, senilai hampir Rp1 miliar, diduga bermasalah. Bahkan ada proyek yang dikerjakan manual tanpa memiliki plank pengumuman dan terkesan pengerjaan proyek tidak transparan. Kedua proyek itu, pembuatan drainase di Jalan Sofyan Zakaria, Link. 02 dan di Gg. Keluarga, Link. 01, Jalan Cemara.

Pantauan di lapangan, Sabtu (9/10), pembuatan drainase di anak Sungai Sigiling dilakukan dengan penyusunan dan menyemen batu kali di antara tulangan hingga jadi dinding saluran drainase. Diduga campuran semen dan pasir sekira 1 banding 3 yang tak sesuai standar.

Beberapa tukang terlihat mengerjakan proyek itu. Mereka enggan dimintai keterangan tentang pekerjaan mereka. Proyek ini tidak memiliki plank sehingga tidak diketahui jumlah anggaran proyek drainase ini. Meski sejumlah sumber menyebutkan proyek ini nilainya bisa mencapai Rp400 juta lebih.

Proyek lain di Gg. Keluarga, Link. 01, Kel. Tebingtinggi, memiliki plank yang di cabut dan tergeletak begitu saja. Proyek ini, merupakan proyek lanjutan saluran primer senilai Rp397 juta lebih.

Beberapa tukang yang dikonfirmasi mengaku campuran semen dan pasir perekat dinding saluran drainase ini 1 banding 3. Tukang mengakui campuran itu sudah standar karena dinding saluran ini punya tulang dan sengkang plus di dasar dinding ada juga alas tikar. "Menurut kami proyek ini udah bagus," ujar seorang tukang. Meski besi tulangan dan sengkang dinding, terlihat kecil.

Proyek saluran drainase di Gg. Keluarga, Link. 02, Kel. Tebingtinggi senilai Rp497 juta lebih. Waspada.id/Khalik

Kadis PUPR Tora Daeng Masara, saat dikonfirmasi, soal pengerjaan dua proyek dinding saluran drainase itu, menyatakan belum mengetahui siapa rekanannya. "Nanti ku tengok bang siapa rekanannya," ujar Tora.

Pada salah satu plank proyek tertulis rekanan proyek CV. Betesda Lima Serambi, sedangkan proyek lainnya tidak diketahui rekanannya. (Lik)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement