Breaking News
Memuat breaking news...

Dua Siswa SMPN 1 Lubukpakam Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Makan Puding MBG

Redaksi
Redaksi
Rabu, 9 September 2026 - 1.13 AM WIB
Dua Siswa SMPN 1 Lubukpakam Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Makan Puding MBG
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

LUBUKPAKAM (Waspada.id): Dua orang siswa SMP Negeri 1 Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Grand Med Lubukpakam setelah mengalami sakit perut, dan muntah-muntah, setelah mengonsumsi puding makanan bergizi gratis (MBG), Selasa (8/9/2026).

Kepala SMP Negeri 1 Lubuk Pakam, Ahmad Affandi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebutkan, dua siswa yang mengalami keluhan sakit perut masing-masing berinisial S dan N, keduanya merupakan siswa kelas IX.

"Yang sakit perut cuma dua orang siswa saja. Sudah kami bawa ke RS Grand Med. Masih diobservasi di UGD. SPPG sudah kami panggil dan bertanggung jawab," kata Ahmad Affandi.

Menurutnya, pihak sekolah juga langsung menghubungi orang tua kedua siswa tersebut untuk datang ke sekolah. Atas permintaan orang tua, kedua siswa kemudian dibawa ke RS Grand Med Lubukpakam untuk mendapatkan pemeriksaan medis.

"Pukul 10.00 WIB orang tua datang. Katanya mereka mau memastikan anaknya ke rumah sakit. Ada satu orang yang sempat muntah. Ke rumah sakit tadi didampingi SPPG, merekalah yang mengurus di sana. Dokter katanya mau observasi dulu," paparnya.

Sementara itu, Humas RS Grand Med Lubukpakam, Emra Sinaga, membenarkan bahwa terdapat dua siswa SMP Negeri 1 Lubukpakam yang menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

"Memang ada dua orang siswa dari SMP Negeri 1 Lubukpakam yang dirawat di rumah sakit kami. Sebelumnya dirawat intensif di ruang Unit Gawat Darurat (UGD). Kini mereka sudah siuman dan sudah dipindahkan ke ruang pemulihan," tutur Emra Sinaga.

Tapi, terkait kondisi medis dan penyebab keluhan yang dialami kedua siswa tersebut, pihak rumah sakit masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

"Untuk hasil diagnosis, kami masih menunggu hasil keterangan laboratorium," sebutnya.

Informasi yang diperoleh, keluhan sakit perut tersebut muncul setelah para siswa mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk menu puding yang dibagikan kepada siswa.

Pihak sekolah kemudian memanggil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melakukan penanganan terhadap siswa yang mengalami keluhan tersebut. Pihak SPPG juga mendampingi kedua siswa saat mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lanjutan dari pihak Badan Gizi Nasional (BGN) terkait kejadian tersebut,. Termasuk mengenai dugaan keterkaitan keluhan kesehatan siswa dengan makanan program MBG yang dikonsumsi.

Pihak terkait masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan laboratorium untuk memastikan kondisi serta penyebab keluhan yang dialami kedua siswa tersebut.(id.28/feri)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement