Dua Siswi MIN Nagan Raya Juara Lomba Bertutur Festival Literasi 2026


NAGAN RAYA (Waspada.id): Dua siswi madrasah di Kabupaten Nagan Raya berhasil mengharumkan nama madrasah dan keluarga setelah meraih prestasi membanggakan dalam lomba bertutur (bercerita) tingkat SD/MI se-Kabupaten Nagan Raya pada ajang Festival Literasi Nagan Raya 2026.
Kegiatan tersebut diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Nagan Raya di Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Jumat (16/10/2026).
Kedua siswi berprestasi tersebut adalah Salsabila Dina Putri Balqis, siswi kelas IV MIN 1 Nagan Raya, yang berhasil meraih juara I, serta Rahil Nafisah, siswi kelas V MIN 12 Nagan Raya, yang meraih juara II.
Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar madrasah sekaligus bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam bidang literasi dan seni bertutur.
Dalam perlombaan tersebut, kedua peserta membawakan cerita berjudul “Asal Usul Kue Karah” yang mengangkat salah satu kue tradisional khas Kabupaten Nagan Raya. Melalui penampilan yang percaya diri, ekspresif, dan penuh penghayatan, keduanya berhasil memikat perhatian dewan juri serta mengungguli peserta lainnya.
Keberhasilan Salsabila Dina Putri Balqis tidak terlepas dari dukungan keluarganya, yakni pasangan Ernawati dan Edi Rahayu. Sementara itu, Rahil Nafisah merupakan putri dari pasangan Desi Susanti dan Suhaimi, S.Pd., M.Ag., yang juga merupakan guru di MIN 12 Nagan Raya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya, Dr. H. Salman Al Farisi, mengatakan bahwa dukungan orang tua, bimbingan guru, serta latihan yang konsisten menjadi bagian penting dalam mengantarkan kedua siswi tersebut meraih prestasi.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada kepala madrasah, seluruh dewan guru, serta semua pihak yang telah mendidik, membimbing, dan mendukung anak-anak kita hingga berhasil meraih prestasi yang membanggakan ini. Keberhasilan Salsabila dan Rahil merupakan buah dari kerja sama, kesungguhan, dan pembinaan yang baik di madrasah,” ujar Salman.
Ia menambahkan, prestasi tersebut menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya berperan dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga turut mengembangkan potensi, kreativitas, dan kemampuan literasi peserta didik.
Salman juga mengajak seluruh siswa madrasah untuk terus meningkatkan minat baca, kemampuan bertutur, serta keberanian dalam mengikuti berbagai kompetisi. Menurutnya, prestasi yang diraih saat ini hendaknya menjadi motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan, bukan menjadi alasan untuk berpuas diri.
“Bagi yang telah berhasil meraih juara, teruslah bersemangat dan tingkatkan kemampuan agar ke depan dapat kembali meraih prestasi yang lebih baik. Sementara bagi ananda yang belum berhasil menjadi juara, jangan berkecil hati dan jangan menyerah. Teruslah berlatih, belajar, dan mengasah kemampuan. Insyaallah, dengan usaha, ketekunan, dan doa, kesempatan untuk meraih juara pada ajang berikutnya akan terbuka,” imbuhnya.
Salman menambahkan, prestasi kedua siswi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan budaya literasi di lingkungan madrasah. Selain meningkatkan keterampilan membaca dan berbicara, kegiatan bertutur juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kreativitas, serta kecintaan terhadap cerita dan kearifan lokal daerah.
Melalui keberhasilan ini, keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya berharap pembinaan literasi di madrasah semakin berkembang sehingga lebih banyak siswa mampu menunjukkan potensi dan prestasinya, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.
“Selamat kepada ananda Salsabila Dina Putri Balqis dan ananda Rahil Nafisah. Teruslah berkarya, berprestasi, dan mengharumkan nama madrasah,” tutup Salman. (id83)
Berita Terkait






























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda