Dugaan Nama Tak Layak Masuk Daftar Bantuan, Warga Minta 100 Lebih Nama di SK BNBA Tahap III DibatalkanDugaan Nama Tak Layak Masuk Daftar Bantuan, Warga Minta 100 Lebih Nama di SK BNBA Tahap III Dibatalkan

KUALASIMPANG (Waspada.id): Belasan warga Kampung Alur Selalas, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, melaporkan kejanggalan dalam daftar penerima bantuan bencana banjir.
Mereka meminta Tim Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Kabupaten Aceh Tamiang segera membatalkan status lebih dari 100 warga yang namanya tercantum dalam Surat Keputusan (SK) By Name By Address (BNBA) Tahap III, padahal rumah mereka diduga tidak terdampak banjir tahun 2025.
Permintaan tersebut disampaikan warga saat mendatangi Posko Tim Satgas Rehab dan Rekon yang berkedudukan di Kantor Bupati Aceh Tamiang, Jumat (21/8).
Menurut keterangan warga pelapor, dalam masa uji publik SK BNBA Tahap III yang sedang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, tercatat lebih dari 100 warga Kampung Alur Selalas yang namanya tercantum sebagai penerima bantuan. Padahal, berdasarkan pengetahuan warga setempat, nama-nama tersebut tidak terdampak banjir pada tahun 2025, sehingga diduga tidak berhak menerima bantuan tersebut.

"Kami datang ke sini memohon nama mereka dibatalkan. Ada lebih dari seratus orang yang terdaftar, mohon segera dicoret dari daftar," ujar perwakilan warga kepada petugas Tim Satgas.
Warga menegaskan, lebih dari 100 orang tersebut dinilai tidak layak menerima bantuan pemerintah karena rumah mereka tidak terkena dampak banjir. Dalam kunjungan itu, warga juga telah mengisi Berita Acara laporan resmi agar hal tersebut segera ditindaklanjuti.
"Kami menuntut agar nama mereka yang berjumlah lebih dari seratus orang itu harus dibatalkan," tegas warga pelapor.
Menanggapi hal itu, petugas Tim Satgas Rehab dan Rekon menyatakan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut. Pihaknya berjanji akan mengevaluasi dan memeriksa ulang kesesuaian nama-nama yang dilaporkan sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.
"Laporan akan kami evaluasi dan nanti akan kami periksa silang daftar nama-namanya, agar kami dapat mengambil keputusan yang tepat terkait laporan warga ini," tegas petugas.(Id93)


























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda