Dugaan Pemalsuan Dokumen di Samsat Binjai, Kapolres Didesak Usut TuntasDugaan Pemalsuan Dokumen di Samsat Binjai, Kapolres Didesak Usut Tuntas

BINJAI (Waspada.id): Dugaan pemalsuan dokumen di Samsat Binjai kian menyeruak. Hal ini terungkap usai operasi razia gabungan yang digelar oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polres Binjai pada Kamis, 24 Juli 2026 lalu.
Dari sekitar 18 kendaraan yang terjaring razia pelanggaran lalu lintas dan angkutan jalan, ditemukan satu armada angkutan umum (angkot) atas nama CV C. Perusahaan angkutan tersebut diketahui sudah lama tidak aktif dan tidak memiliki kejelasan kantor operasional. Namun, kendaraan tersebut terbukti masih dapat memperpanjang Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta membayar Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) Jasa Raharja tanpa melampirkan rekomendasi resmi dari pihak armada.
Berkas pelanggaran lalu lintas beserta bukti fisik berupa STNK asli dan bukti bayar Jasa Raharja armada tanpa izin trayek tersebut telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Binjai untuk disidangkan pada Jumat, 31 Juli 2026.

Kondisi ini memicu keprihatinan publik. Masyarakat mendesak Kapolres Binjai dan Satreskrim Polres Binjai turun tangan untuk mengevaluasi sekaligus mengusut tuntas indikasi pemalsuan dokumen tersebut, termasuk memberikan sanksi administratif tegas jika ditemukan keterlibatan oknum petugas Samsat, Jasa Raharja, maupun kepolisian.
Saat dikonfirmasi di kantor Samsat Binjai, Jl. Soekarno-Hatta No. 30, Tanah Tinggi, petugas Jasa Raharja, M. Asman Siregar, menegaskan bahwa seluruh proses telah dijalankan sesuai prosedur operasional standar (SOP).
"Kami bekerja sesuai SOP yang berlaku di Samsat. Kami tidak perlu mengecek kembali kelengkapan berkas karena verifikasi awal sudah dilakukan pihak Samsat. Kami juga memiliki bagian humas," tegas Asman, Senin (3/8/26).
Sementara itu, Kasi Layanan Pendapatan UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah Binjai, Ahmad Taufik, belum memberikan respons hingga berita ini diturunkan meski telah dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp pada hari yang sama. (id25)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda