Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

Duka Banjir Agara: 532 KK Terdampak, Tanggul Jebol dan Jembatan Amblas

Redaksi
Redaksi
Jumat, 30 Oktober 2026 - 5.56 AM WIB
Duka Banjir Agara: 532 KK Terdampak, Tanggul Jebol dan Jembatan Amblas
Alat berat saat menguruk jembatan yang sumbat di Desa Kuning I. Waspada.id/Seh Muhammad Amin
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

KUTACANE (Waspada.id): Banjir melanda Kabupaten Aceh Tenggara. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara mencatat hingga Kamis (29/10), sebanyak 1.920 jiwa atau 532 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang tersebar di enam kecamatan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

"Data ini masih terus kami perbarui. Petugas di lapangan masih melakukan pendataan," kata Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tenggara, Mohd Asbi, ST, MM, Kamis (29/10) sore.

Adapun enam kecamatan terdampak yakni:

1. Kecamatan Bambel meliputi Desa Kuning I, Pinding, Panca Iman, Bambel Gabungan, Terutung Seperai, Likat, Rikit, dan Kuta Buluh.

2. Kecamatan Lawe Bulan meliputi Desa Lawe Sagu Hulu dan Kandang Mbelang Mandiri.

3. Kecamatan Deleng Pokhkisen meliputi Desa Bunga Melur.

4. Kecamatan Badar meliputi Desa Kumbang Jaya.

5. Kecamatan Lawe Sumur meliputi Desa Terutung Megara Lawe Pasaran Dusun Nasi.

6. Kecamatan Lawe Sigala-gala meliputi Desa Mulia Damai, Suka Damai, dan Gelah Musara.

Duka Banjir Agara: 532 KK Terdampak, Tanggul Jebol dan Jembatan Amblas

Asbi menjelaskan, banjir dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur sebagian besar wilayah Aceh Tenggara sejak Senin malam hingga Rabu dini hari. Akibatnya, debit air Sungai Lawe Alas, Lawe Kinga, Lawe Bulan, dan Lawe Kisam meningkat signifikan.

Melonjaknya debit air, lemahnya tanggul, serta pendangkalan sedimen di beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS) membuat air meluap dengan ketinggian 0,5 hingga 1 meter dan merendam permukiman warga.

Dampaknya cukup parah. Aliran sungai di bawah Jembatan Desa Kuning I tersumbat, sehingga air meluap ke jalan nasional, merendam permukiman, dan menyebabkan kemacetan panjang.

Tanggul Sungai Lawe Kinga di Desa Kuta Lesung jebol, aliran sungai berpindah ke permukiman Desa Pinding dan merusak lahan pertanian warga. Tanggul Sungai Lawe Kisam juga jebol dan mengalami abrasi di Desa Bambel Gabungan, Dusun Nasi Desa Terutung Megara Lawe Pasaran, serta di Desa Bunga Melur, sehingga air mengarah ke permukiman Lawe Sagu Hulu dan Kandang Mbelang Mandiri.

Jembatan gantung Kumbang Jaya - Gulo (Jembatan Perintis Garuda) bahkan amblas tergerus banjir Sungai Lawe Alas. Fasilitas belajar Pondok Pesantren Nurul Islam Desa Pinding turut terendam, dan pedagang Pasar Tradisional Kuning terpaksa pindah berjualan sejauh 500 meter ke Simpang Pulo Kedondong-Pinding.

BPBD bersama tim gabungan bergerak cepat. Tim Reaksi Cepat (TRC) diterjunkan untuk pendataan, alat berat dari BPJN, Satgas PRR, dan BPBD dikerahkan untuk mengeruk material dan normalisasi di Jembatan Kuning I dan Kuta Lesung, serta menutup tanggul jebol di Sungai Lawe Kisam Desa Bunga Melur dengan bantuan pihak swasta.

"Kami juga mendirikan tenda posko pengungsian di Desa Kuning I, serta menurunkan petugas TRC dan Satpol PP untuk mengawal warga di jembatan penyeberangan darurat Desa Mbarung," ujar Asbi.

Hingga kini, jalan nasional di Desa Kuning dan beberapa rumah warga masih tergenang air. BPBD terus melakukan pemantauan, pendataan, dan pelaporan melalui petugas piket Pusdalops.(id80)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement