Breaking News
Memuat breaking news...

Dukung Pengolahan Air Bersih, PMI Aceh Bantu Tawas Untuk PDAM Tirta Tamiang

Redaksi
Redaksi
Rabu, 5 Agustus 2026 - 6.11 PM WIB
Dukung Pengolahan Air Bersih, PMI Aceh Bantu Tawas Untuk PDAM Tirta Tamiang
Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs Armia Fahmi, M.H., dan didampingi Direktur PDAM Tirta Tamiang, Juanda, saat menerima bantuan tawas secara simbolis dari PMI, Rabu (5/8). (Waspada.id/Yusri)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

ACEH TAMIANG (Waspada.id): Palang Merah Indonesia (PMI) menyerahkan bantuan bahan kimia berupa tawas untuk mendukung pengolahan air bersih oleh PDAM Tirta Tamiang.

Prosesi penyerahan bantuan yang berlangsung Rabu (5/8) tersebut secara simbolis diterima oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs Armia Fahmi, M.H., dan didampingi Direktur PDAM Tirta Tamiang, Juanda.

Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi menyampaikan apresiasi kepada PMI yang sejak penanganan darurat bencana banjir hingga saat ini tetap hadir dan aktif membantu masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI yang terus hadir sejak masa tanggap darurat banjir hingga tahap pemulihan saat ini. Bantuan tawas kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tamiang sangat bermanfaat dalam menjaga produksi dan ketersediaan air bersih bagi masyarakat,” ujar Armia Pahmi.

Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang untuk memberikan bantuan atau subsidi guna membantu menutupi kekurangan biaya operasional Perumda. Dukungan tersebut diperlukan untuk menjaga keberlangsungan perusahaan karena masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang harus tetap memperoleh akses terhadap air bersih.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berkomitmen membantu kekurangan biaya operasional Perumda sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku, "sebutnya sembari menegskan, tidak akan membiarkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu mati, apalagi ini terkait pelayanan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga harus tetap berjalan dan dijaga keberlangsungannya.

Bantuan tawas dari PMI sangat berarti

bagi Perumda (Perusahaan Umum Daerah) Air Minum Tirta Tamiang. Saat ini, pendapatan perusahaan masih belum pulih, sementara kebutuhan biaya operasional untuk mempertahankan pelayanan air bersih terus meningkat.

Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf, S.E.,menyampaikan bantuan ini merupakan bentuk dukungan PMI terhadap upaya pemulihan pascabencana, khususnya untuk membantu menjaga proses pengolahan dan ketersediaan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang.

Direktur PDAM Tirta Tamiang, Juanda menjelaskan, bahwa pemakaian bahan kimia setelah bencana banjir meningkat hingga beberapa kali lipat dibandingkan kondisi sebelum banjir. Peningkatan tersebut disebabkan kondisi air baku dari sungai yang masih mengandung lumpur dengan tingkat kepekatan sangat tinggi.

"Bantuan tawas dari PMI ini sangat berharga dan datang pada waktu yang tepat. Persediaan bahan kimia kami mulai menipis, sedangkan kebutuhan untuk mengolah air baku pascabanjir meningkat beberapa kali lipat dan antuan ini telah kami distribusikan ke delapan unit IPA agar dapat segera digunakan untuk menjaga proses produksi dan pelayanan air bersih kepada masyarakat,” ujar Direktur.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PMI atas bantuan yang diberikan dan kepada Bupati Aceh Tamiang atas komitmennya mendukung keberlangsungan operasional Perumda. Dukungan ini menjadi semangat bagi seluruh jajaran kami untuk terus berupaya memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat,” sebutnya.

Lanjutnya, bantuan PMI serta dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang diharapkan dapat memperkuat kemampuan Perumda Air Minum Tirta Tamiang dalam menghadapi peningkatan beban pengolahan air pascabanjir, sekaligus memastikan distribusi air bersih kepada masyarakat tetap berlangsung.(Id76)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement