Breaking News
Memuat breaking news...

Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Tim Pengabdian USU Terapkan Bioteknologi Ramah Lingkungan di Naira Farm

Redaksi
Redaksi
Rabu, 16 September 2026 - 2.33 PM WIB
Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Tim Pengabdian USU Terapkan Bioteknologi Ramah Lingkungan di Naira Farm
Sesi foto tim PkM USU. Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU) menerapkan teknologi bioteknologi ramah lingkungan pada budidaya ikan di Naira Farm, Desa Gedangan, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan.

Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan keterampilan pembudidaya sekaligus mendukung ketersediaan sumber protein hewani bagi ketahanan pangan, termasuk dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program bertajuk “Penerapan Bioteknologi Ramah Lingkungan pada Usaha Budidaya Ikan Naira Farm Desa Gedangan Kecamatan Pulo Bandring Kisaran” tersebut melibatkan dosen dan mahasiswa USU.

Kegiatan diketuai Prof. Dr. Dra. Irnawati Marsaulina, MS., dengan anggota Dr. dr. Tasrif Hamdi, M.Ked (An), Sp.An-TI, Subsp.MN(K) dan Drs. Alam Bakti, M.Kes. Tiga mahasiswa turut dilibatkan, yakni Putri Syahraini Sirait, Anindya Hashifah Sihombing dan Arjuna Sembiring.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan. Diawali survei kondisi fisik lokasi untuk mengetahui kondisi kelompok pembudidaya sekaligus aspek perlindungan kesehatan pekerja.

Sumbangan bibit ikan ke masyarakat. Waspada.id/ist

Tahap berikutnya berupa sosialisasi pemberdayaan masyarakat serta penyerahan sarana dan prasarana pendukung budidaya lele. Bantuan yang diberikan antara lain kolam terpal, ember, blender, waring, pakan ikan dan alat pelindung diri (APD).

Selanjutnya, para pembudidaya mendapatkan pelatihan penerapan probiotik ikan serta pemahaman mengenai pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja melalui penggunaan APD.

Materi budidaya perikanan yang baik juga disampaikan Asprin Tamba, S.Pi., M.Si. dari Dinas Perikanan Kabupaten Asahan. Peserta mendapat penjelasan mengenai pengelolaan budidaya ikan yang baik serta praktik penerapannya di lapangan.

Para anggota kelompok kemudian melakukan praktik langsung pembuatan bahan probiotik, mulai dari pengenalan bahan, proses pencampuran hingga kultur dan perbanyakan probiotik.

Ketua Kelompok Perikanan Naira Farm, Rizky Wijaya, menyampaikan apresiasi kepada pimpinan USU dan Tim Pengabdian kepada Masyarakat yang telah memilih kelompoknya sebagai penerima manfaat. Ia berharap pengetahuan dan sarana yang diperoleh dapat diterapkan secara konsisten dalam kegiatan budidaya.

Kerja tim yang hebat. Waspada.id/ist

Secara keseluruhan, kegiatan tersebut mencakup pendidikan nonformal mengenai strategi produksi ikan, penerapan probiotik, peningkatan keterampilan pembudidaya, penyediaan sarana pengolahan limbah cair serta fasilitas keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Penerapan teknologi probiotik dan pengelolaan limbah juga diarahkan untuk mendukung budidaya yang lebih ramah lingkungan. Pengelolaan kualitas air yang baik diharapkan dapat menciptakan kondisi kolam yang mendukung pertumbuhan ikan secara optimal.

Program di Desa Gedangan tersebut diharapkan dapat menjadi percontohan bagi kelompok pembudidaya ikan lainnya di Kabupaten Asahan. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat pengembangan budidaya ikan sekaligus mendukung ketersediaan protein hewani.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat USU selanjutnya akan melakukan monitoring dan evaluasi untuk melihat keberlanjutan penerapan teknologi dan pengetahuan yang telah diberikan kepada kelompok pembudidaya Naira Farm. (wsp.id)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement