Breaking News
Memuat breaking news...

Eka Putra Zakran, Dulu Guru SMP Kini Dosen Fakultas Hukum UMSU

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 5.37 PM WIB
Eka Putra Zakran, Dulu Guru SMP Kini Dosen Fakultas Hukum UMSU
Eka Putra Zakran SH MH.Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Mengenal lebih dekat sosok Eka Putra Zakran SH MH, ternyata tidak cukup hanya dari kiprahnya sebagai advokat dan praktisi hukum. Di balik profesinya tersebut, Eka Putra Zakran juga dikenal sebagai penceramah yang aktif mengisi kajian dan tausiyah dari mimbar ke mimbar. Karena aktivitas dakwahnya itu, ia belakangan akrab disapa Ustaz Dunia Akhirat (UDA).

Selain aktif di dunia profesi dan dakwah, perjalanan UDA juga tidak terlepas dari pengalaman organisasi, pendidikan, komunikasi, administrasi, hingga literasi. Berbagai pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan panjangnya hingga saat ini dipercaya mengemban sejumlah amanah, termasuk sebagai Ketua Umum Advokat Negarawan Indonesia (AdNI) dan Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Medan, dengan amanah pada bidang Hukum, HAM, LHKP dan LBH-AP.

Jauh sebelum dikenal sebagai advokat dan akademisi, Eka Putra Zakran telah aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan. Saat menjadi mahasiswa, ia tercatat sebagai aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), baik di tingkat Fakultas Hukum maupun di tingkat perguruan tinggi UMSU.

Di lingkungan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), ia juga dikenal sebagai kader yang aktif sejak tingkat komisariat. Ia merupakan kader Pimpinan Komisariat IMM Fakultas Hukum UMSU, dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Bidang Kader dan Alumni PK IMM Fakultas Hukum UMSU Periode 2005–2006.

Pengalaman organisasi tersebut kemudian menjadi bekal penting dalam perjalanan kepemimpinannya di berbagai organisasi, baik di lingkungan Muhammadiyah maupun organisasi profesi.

Dari sisi komunikasi dan publikasi, Eka Putra Zakran juga memiliki pengalaman yang cukup panjang. Ia pernah dipercaya sebagai Kepala Divisi Infokom Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM) Periode 2019–2021.

Sementara dalam bidang kepemimpinan, berbagai amanah organisasi pernah diembannya. Ia pernah menjabat sebagai Ketua PC Pemuda Muhammadiyah Marelan, Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kota Medan, Ketua PR Muhammadiyah Tangkahan, Wakil Ketua PC Muhammadiyah Marelan, serta Ketua Umum PASU.

Saat ini, ia dipercaya sebagai Ketua Umum Advokat Negarawan Indonesia (AdNI) dan Wakil Ketua PDM Kota Medan dengan bidang yang membidangi Hukum, HAM, LHKP dan LBH-AP.

Tidak banyak yang mengetahui bahwa sebelum aktif sebagai advokat dan kemudian menjadi dosen, Eka Putra Zakran juga pernah menjalani profesi sebagai Tata Usaha atau Tenaga Kependidikan (Tendik) di UMSU selama kurang lebih 10 tahun.

Pengalaman tersebut membuatnya cukup memahami dunia administrasi dan tata kelola pendidikan tinggi dari sisi praktis. Pengalaman panjang tersebut kemudian melengkapi perjalanan akademik dan profesionalnya.

Selain administrasi, UDA juga dikenal memiliki kemampuan dalam bidang tulis-menulis dan literasi. Hingga saat ini, ia telah menerbitkan tiga buku yang ditulisnya sendiri, yaitu “Kajian Perlindungan Terhadap Narapidana,” “Menghadang Badai Kehidupan,” dan “Mengapa Hukum Dipermainkan?”

Karya-karya tersebut menjadi salah satu bukti bahwa pengalaman UDA dalam bidang literasi, komunikasi dan pemikiran hukum tidak hanya dituangkan melalui aktivitas profesi, tetapi juga melalui karya tulis.

Salah satu sisi lain yang menarik dari perjalanan Eka Putra Zakran adalah pengalaman di bidang pendidikan dasar dan menengah.

Sebelum menjadi dosen Fakultas Hukum UMSU, ia ternyata pernah menjadi Guru SMP Darussalam Martubung, Medan Labuhan. Pada Tahun Pelajaran 2009–2010, ia mengampu mata pelajaran Pendidikan Jasmani/Olahraga dan Ekonomi.

Pengalaman tersebut memberikan warna tersendiri dalam perjalanan pendidikannya. Sebagai mantan guru, ia pernah berhadapan langsung dengan siswa di dalam kelas, memahami proses belajar-mengajar, serta menghadapi dinamika pendidikan pada jenjang sekolah menengah.

Kini, perjalanan tersebut berlanjut pada jenjang pendidikan tinggi. UDA dipercaya untuk mengajar di Fakultas Hukum UMSU, bidang yang dinilai lebih relevan dengan latar belakang keilmuan dan profesinya sebagai praktisi hukum.

Mengenang perjalanan hidupnya yang panjang, Eka Putra Zakran mengatakan bahwa masih banyak kisah perjuangan yang belum semuanya dapat diceritakan.

“Kalau diceritakan semua kisah masa lampau perjuangan saya, itu bisa berjilid-jilid. Belum menjadi dosen saja, cerita tentang saya sudah terbit dalam buku autobiografi Menghadang Badai Kehidupan,” kata Eka, Sabtu (29/8).

Buku autobiografi tersebut, lanjutnya, diluncurkan secara massal bertepatan dengan peringatan hari ulang tahunnya yang ke-40 tahun di Hotel Madani Medan pada 2024.

Menurutnya, salah satu hal yang ingin ditegaskan dari perjalanan tersebut adalah bahwa dirinya pernah menjadi guru sebelum kemudian dipercaya menjadi dosen.

“Saya adalah mantan Guru SMP Darussalam. Jadi, saya memahami teknik mengajar dan bagaimana menghadapi siswa di dalam kelas. Dulu saya mengasuh mata pelajaran Olahraga dan Ekonomi. Alhamdulillah, sekarang UMSU memberikan saya kepercayaan untuk mengajar di Fakultas Hukum,” ujarnya.

Perjalanan dari seorang guru SMP hingga menjadi dosen Fakultas Hukum UMSU menjadi bagian menarik dari perjalanan hidup Eka Putra Zakran. Pengalaman mengajar di tingkat sekolah, pengalaman sebagai tenaga kependidikan, aktivitas organisasi, pengalaman sebagai advokat, hingga keterlibatannya dalam dunia dakwah dan literasi menjadi rangkaian pengalaman yang saling melengkapi.

Ia berharap amanah sebagai dosen dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya, sekaligus menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada generasi muda, khususnya mahasiswa Fakultas Hukum UMSU.

“Semoga ke depan UMSU semakin maju, semakin melejit, mendunia, dan menjadi kampus yang unggul seunggul-unggulnya, sesuai dengan harapan Pimpinan Pusat Muhammadiyah,” pungkasnya.(Fes)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement