Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

Empat Nelayan Asal Pantai Labu Berhasil Diselamatkan Pasca Kapalnya Ditabrak Hingga Tenggelam

Redaksi
Redaksi
Jumat, 6 November 2026 - 3.40 PM WIB
Empat Nelayan Asal Pantai Labu Berhasil Diselamatkan Pasca Kapalnya Ditabrak Hingga Tenggelam
Empat nelayan asal Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, berhasil diselamatkan dari Pelabuhan Belawan.(Waspada.id/Idris Lubis)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

PANTAI LABU (Waspada.id): Empat nelayan asal Desa Paluh Sibaji, kecamatan Pantai labu,Kabupaten Deliserdang, berhasil diselamatkan setelah kapal ikan yang mereka awaki tenggelam akibat ditabrak kapal lain di perairan sekitar 65 mil laut (NM) dari Pelabuhan Belawan.

Keempat nelayan tersebut masing-masing Husni, 38, Hairizal, 44, Semi, 52, dan Apis, 28. Mereka ditemukan dalam keadaan selamat setelah bertahan selama sekitar tujuh jam di laut, sebelum dievakuasi oleh kapal MV Maersk Vladivostok yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

Peristiwa tabrakan itu terjadi pada Rabu (4/11/26) sekitar pukul 04.00 WIB, di koordinat 04°15,6' LU dan 099°49,0' BT.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian keempat nelayan tersebut sedang menangkap ikan menggunakan jaring. Kapal mereka dalam kondisi berjangkar sambil menunggu jaring ditarik, sementara seluruh anak buah kapal (ABK) sedang beristirahat.

Tiba-tiba, kapal nelayan tersebut ditabrak kapal lain yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Benturan itu mengakibatkan kapal ikan mereka tenggelam.

Keempat nelayan berupaya bertahan di laut selama kurang lebih tujuh jam hingga akhirnya mendapat pertolongan dari kapal MV Maersk Vladivostok yang dinakhodai Capt. J. Omictin saat melintas di perairan tersebut.

Empat Nelayan Asal Pantai Labu Berhasil Diselamatkan Pasca Kapalnya Ditabrak Hingga Tenggelam

Pihak kapal tersebut kemudian menginformasikan kejadian kepada tim SAR dan meminta agar para korban dievakuasi ke darat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Pada Kamis (5/11/26) sekitar pukul 18.00 WIB, keempat nelayan tiba di Dermaga Bandar Deli Belawan setelah dijemput tim SAR.

Personel Unit Markas Ditpolairud Deliserdang, Aipda Dedi Suheri dan Bharada Albert Hasibuan, turut melakukan penanganan terhadap para korban.

Setibanya di dermaga, keempat nelayan dijemput masing-masing keluarga bersama Kepala Dusun IV ,Kukun Kurniawan Mereka selanjutnya dibawa pulang ke rumah masing-masing dengan pendampingan personel Polairud Deliserdang.

Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Pantai Labu, Syaiful Bahri, saat ditemui Jumat (6/11/26), menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada nakhoda serta awak kapal MV Maersk Vladivostok, personel TNI Angkatan Laut, Ditpolairud Sumatera Utara, dan personel Polair Deliserdang yang telah membantu menyelamatkan keempat nelayan tersebut.

"Nelayan kami mengalami musibah pada Rabu sekitar pukul 04.00 WIB dan berhasil diselamatkan setelah bertahan di laut selama kurang lebih tujuh jam. Pada Kamis malam sekitar pukul 22.00 WIB, kami bersama Kepala Dusun IV dan pihak keluarga menjemput para korban di Belawan. Alhamdulillah, seluruhnya sudah tiba di rumah dengan selamat," ungkapnya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Paluh Sibaji, Nasri. Ia mengucapkan terima kasih kepada nakhoda dan awak MV Maersk Vladivostok,Tim SAR, TNI Angkatan Laut, Ditpolairud Sumut, serta Polair Deliserdang atas kepedulian dan bantuan dalam penyelamatan warganya.

"Semoga segala kebaikan dan pertolongan yang diberikan kepada warga kami mendapat balasan dari Allah SWT," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, keempat nelayan dilaporkan dalam keadaan selamat, sedangkan identitas kapal yang menabrak kapal ikan mereka masih belum diketahui.(id.28/Idris Lubis)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement