Enam Gampong Terendam Banjir, Pemko Langsa Bantu Warga dan Tinjau Daerah Aliran Sungai


LANGSA (Waspada.id): Enam gampong dalam wilayah Kota Langsa terendam banjir akibat meluapnya Sungai/Krueng Langsa setelah diguyur hujan, Kamis (10/09/2026) malam.
Enam gampong yang terendam banjir yakni, untuk Kecamatan Langsa Lama, yakni Gampong Seulalah, Seulalah Baru, Pondok Pabrik, Pondok Keumuning Kecamatan Langsa Baro, Gampong Gedubang Aceh.
Menindaklanjuti itu, Pemerintah Kota (Pemko) Langsa bergerak cepat menangani dampak banjir yang terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejumlah wilayah di Kota Langsa.
Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E. bersama Wakil Wali Kota Langsa Muhammad Haikal Alfisyahrin, S.T secara terpisah turun langsung meninjau sejumlah lokasi terdampak untuk memastikan kondisi masyarakat sekaligus penanganan di lapangan.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Langsa turut memantau kondisi aliran Sungai Krueng Langsa di Gampong Pondok Pabrik, Kecamatan Langsa Lama. Di lokasi tersebut, aliran sungai mengalami hambatan akibat tumpukan kayu yang terbawa arus banjir.
Wali Kota kemudian meninjau aliran Krueng Langsa di Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota untuk melihat kondisi tepi sungai yang mengalami pengikisan akibat derasnya arus air. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah karena berpotensi memengaruhi lingkungan sekitar apabila tidak segera ditangani.
Sebagai langkah penanganan, Wali Kota Langsa menginstruksikan pengerahan Excavator (beko) Long Arm milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Langsa untuk membantu membersihkan material yang menghambat aliran sungai. Penanganan juga diperkuat dengan penggunaan chainsaw untuk memotong material kayu yang terbawa arus.
Pengerahan peralatan tersebut merupakan bagian dari langkah cepat Pemko Langsa dalam mengatasi dampak banjir sekaligus mengantisipasi terjadinya penyumbatan aliran sungai yang dapat menyebabkan luapan air semakin meluas.
Selain meninjau kondisi sungai, Wali Kota Langsa juga menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir, baik secara langsung kepada warga maupun melalui para geuchik. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan respons pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Wali Kota Langsa menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah terdampak serta mengambil langkah penanganan sesuai kebutuhan di lapangan.

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E saat menyerahkan bantuan kepada warga yang rumahnya terendam banjir, Jumat (11/09/2026). Waspada.id/ist
Terpisah, Wakil Wali Kota Langsa Muhammad Haikal Alfisyahrin, S.T. juga turun langsung meninjau kondisi masyarakat dan sejumlah lokasi yang terdampak banjir. Kehadiran pimpinan daerah secara langsung di lapangan menjadi bentuk komitmen Pemko Langsa untuk memastikan masyarakat mendapatkan perhatian dan penanganan secara cepat.
Pemerintah Kota Langsa mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan susulan dan perubahan debit air sungai. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kondisi yang membutuhkan penanganan.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Sekda Kota Langsa Suhartini, Asisten I Pemko Langsa Al Azmi, Kepala BPBD, Dinas Sosial, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Diskominfo, para camat, Danramil, Kapolsek, geuchik, para kepala bidang, personel BPBD, Tagana, Dishub, Satpol PP dan WH, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta unsur terkait lainnya.(Id74)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda