Breaking News
Memuat breaking news...

Erupsi Gunung Sinabung, Ketua DPD RI: Percepat Evakuasi Masyarakat Terdampak

Redaksi
Redaksi
Selasa, 1 September 2026 - 3.03 PM WIB
Erupsi Gunung Sinabung, Ketua DPD RI: Percepat Evakuasi Masyarakat Terdampak
Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin didampingi Sekretaris Jenderal DPD RI, Muhammad Iqbal (ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

JAKARTA (Waspada.id): Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Karo, Sumatra Utara, untuk mempercepat proses evakuasi masyarakat terdampak erupsi Gunung Sinabung.

Menurutnya, kecepatan evakuasi dibutuhkan untuk mengurangi jumlah korban akibat material erupsi.

Mantan Wakil Gubernur Bengkulu itu mengatakan evakuasi masyarakat terdampak tentunya memerlukan dukungan sumber daya yang memadai, sehingga Pemerintah perlu memperkuat peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan suntikan anggaran yang memadai.

"Pemerintahan Daerah bersama BPBD perlu sesegera mungkin mengevakuasi masyarakat di daerah terdampak. Kami juga mendorong agar Pemda berkoordinasi dengan semua pihak terutama Pemerintah Pusat," kata Ketua DPD RI melalui siaran persnya yang diterima, Selasa (1/9/2026), di Jakarta.

Dia menilai korban terdampak erupsi membutuhkan banyak bantuan logistik, baik makanan, obat-obatan, masker dan tempat tinggal sementara yang harus disiapkan oleh BPBD.

"BPBD menjadi pihak yang paling diharapkan perannya dalam proses evakuasi masyarakat terdampak erupsi. Kami mengapresiasi dan menyampaikan dukungan moral kepada petugas BPBD yang terus berjibaku di lapangan," tegasnya.

Diketahui, Gunung Sinabung di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumut erupsi dengan tinggi kolom abu mencapai 3.500 meter di atas puncak pada Senin (31/8) pukul 10.17 WIB. Erupsi tersebut menjadi yang pertama sejak gunung api itu terakhir meletus pada 2022. (id10) .

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement