F-Golkar: Kerja Sama Pemprovsu–Ironman Group Antarkan Danau Toba Ke Kancah DuniaF-Golkar: Kerja Sama Pemprovsu–Ironman Group Antarkan Danau Toba Ke Kancah Dunia

MEDAN (Waspada.id): Fraksi Partai Golkar DPRD Sumatera Utara mengapresiasi disepakatinya kerja sama strategis antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dengan Ironman Group asal Amerika Serikat. Kolaborasi ini dinilai menjadi langkah penting dalam mendorong pengembangan pariwisata dan kebudayaan berkelanjutan, khususnya di kawasan Danau Toba.
Ketua Fraksi Golkar, Aswin Parinduri, menyatakan pihaknya mendukung penuh kesepakatan yang telah disahkan dalam rapat paripurna DPRD Sumut.
“Kita mengapresiasi DPRD Sumatera Utara yang akhirnya menyepakati kerja sama strategis ini. Ini akan mengantarkan Danau Toba menjadi objek wisata kelas dunia,” ujarnya di Medan, Rabu (6/5).
Aswin juga memberikan apresiasi khusus kepada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang dinilainya memiliki komitmen kuat dalam mendorong terwujudnya kerja sama tersebut.
“Ini tidak terlepas dari peran dan komitmen Gubernur Sumut Bobby Nasution yang aktif mendorong terjalinnya kolaborasi internasional. Kita melihat ada keseriusan pemerintah provinsi dalam membuka jejaring global demi kemajuan pariwisata daerah,” tegasnya.
Menurut Aswin, langkah yang diambil Gubernur Sumut tersebut menunjukkan arah kebijakan yang progresif dan visioner dalam membangun sektor pariwisata berbasis potensi unggulan daerah.
Persetujuan tersebut diambil dalam rapat paripurna DPRD Sumut yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumut Sutarto, didampingi pimpinan lainnya, serta dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya dan Penjabat Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap.
Kerja sama ini berfokus pada pengembangan sektor pariwisata berbasis sport tourism melalui penyelenggaraan event olahraga berskala nasional dan internasional. Target utamanya adalah meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat ekonomi kawasan, serta membawa nama Danau Toba ke panggung global melalui jaringan event internasional milik Ironman Group.
Selain agenda kerja sama internasional, rapat paripurna juga menyetujui usulan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di luar Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026 terkait perubahan bentuk hukum PD Aneka Industri dan Jasa menjadi PT Aneka Industri dan Jasa (Perseroda).
Meski sempat diwarnai interupsi dari sejumlah anggota dewan, seperti Rahmansyah Sibarani, Ebenezer Sitorus, Yahdi Khoir Harahap, dan Aswin Parinduri, sidang tetap berjalan dalam koridor demokrasi. Bahkan, rapat sempat diskors guna mencapai mufakat sebelum akhirnya seluruh fraksi menyatakan persetujuan.
Namun, dalam jalannya sidang, rapat paripurna juga sempat mengalami skorsing lanjutan. Hal ini dipicu ketidakhadiran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan Komisi C DPRD Sumut yang tengah melaksanakan kunjungan kerja.
Kondisi tersebut menuai sorotan dari sejumlah anggota dewan karena dinilai menghambat pembahasan agenda strategis, termasuk kerja sama internasional dan restrukturisasi badan usaha milik daerah yang berdampak langsung terhadap perekonomian Sumatera Utara.
Meski demikian, keputusan akhir tetap berhasil dicapai melalui mekanisme musyawarah, menandai dukungan politik yang kuat terhadap upaya percepatan pembangunan pariwisata dan penguatan ekonomi daerah. (id143)



























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda