Fakuktas Keperawatan USU Dan Akper Kesdam I/BB PkM Di Kelurahan Aur Tingkatkan Kemampuan Srikandi Siaga BencanaFakuktas Keperawatan USU Dan Akper Kesdam I/BB PkM Di Kelurahan Aur Tingkatkan Kemampuan Srikandi Siaga Bencana

MEDAN (Waspada.id): Fakultas Keperawatan USU bersama Akper Kesdam I/BB melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertujuan pemberdayaan masyarakat khususnya kaum ibu untuk meningkatkan kemampuannya sebagai Srikandi Siaga Bencana, di Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, belum lama ini.
Tim PkM yang melibatkan mahasiswa ini diketuai Dr. Nur Asnah Sitohang SKep.Ns. M.Kep (Fakultas Keperawatan USU) serta anggota Prof. dr. Rahayu Lubis MKes. PhD (FKM USU) dan Deni Susiyanti SKep, Ns, MKep (Akper Kesdam I/BB Medan).
Diketahui Kelurahan Aur adalah kelurahan yang terletak di Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan. Salah satu pemukiman yang sangat unik di Kota Medan. Salah satu lingkungan yang berada di Kelurahan Aur bernama Kampung Aur atau Lingkungan III dan IV yang terletak di bantaran sungai Deli yang dihuni 600 KK.
Kampung Aur selalu mengalami banjir di musim hujan. Banjir paling parah terjadi pada tanggal 28 November 2025. Seluruh rumah rusak parah dan satu hanyut. Tingginya lumpur di dalam rumah mencapai 100 cm. Hal ini menyebabkan seluruh warga harus mengungsi.
Posko pengungsian warga di masjid dan sekolah terdekat dimana fasilitasnya tidak memadai. Sehingga banyak masyarakat terutama kelompok balita dan lansia terserang penyakit.
Melihat kondisi Kampung Aur tersebut, Tim PkM Fakultas Keperawatan USU dan Akper Kesdam I melaksanakan kegiatan untuk pengurangan risiko bencana dengan meningkatkan kapasitas masyarakat. Kegiatan ini mendapat pendanaan dari KEMDIKTISAINTEK (Ditjen Risbang).
“Peningkatan kapasitas ini dicapai dengan memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang segala ancaman yang ada di sekitar mereka. Keterlibatan kaum perempuan dapat membangun ketangguhan keluarga dalam menghadapi situasi darurat bencana,” ujar Dr. Nur Asnah Sitohang.
Perempuan memiliki peran strategis dalam penanggulangan bencana, khususnya dalam membangun kesiapsiagaan bencana di tingkat keluarga. Peran perempuan sangat efektif dalam memberikan edukasi kepada anaknya sejak dini tentang potensi ancaman atau bahaya bencana, sehingga dapat membangun kesiapsiagaan dan terbangun resiliensi terhadap bencana di tingkat komunitas.
Mengurangi risiko bencana tersebut, Tim PkM memberikan pengetahuan kepada masyarakat khususnya Himpunan Perempuan Peduli Aur (HPPA) yang dipimpin oleh Syafri Tanjung dengan pembinaan Lurah kelurahan Aur Medan Maimun.
Adapun tujuan PkM ini, kata Dr. Nur Asnah Sitohang, adalah pemberdayaan masyarakat yaitu ibu-ibu untuk meningkatkan kemampuannya sebagai Srikandi Siaga Bencana tentang (1) potensi ancaman atau bahaya, (2) kesiapsiagaan keluarga, (3) cara mitigasi praktis untuk penyelamatan, perlindungan dan evakuasi mandiri. (4) pertolongan kegawat daruratan yaitu bantuan hidup dasar pada orang dewasa, anak dan bayi, balut bidai dan transportasi evakuasi korban.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta kaum ibu sangat aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan berdampak pada pengetahuan mereka tentang mitigasi bencana dan keterampilan pertolongan kegawat daruratan pada korban bencana. (id08)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda