FEB USU Gelar International Summer Course 2026, Perkenalkan Potensi Sumatera Utara ke Dunia


MEDAN (Waspada.id): Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU) sukses menyelenggarakan International Summer Course (ISC) 2026 dengan tema “From Local Heritage to Global Opportunities: Sustainable Business and Economic Development in North Sumatra”.
Kegiatan yang berlangsung pada 19–31 Oktober 2026 ini menghadirkan 11 narasumber dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri, serta diikuti mahasiswa nasional dan internasional.
Demikian disampaikan Ketua Panitia kegiatan Inggrita Gusti Sari Nasution SE., M.Si.
Menurutnya, melalui kegiatan ini, FEB USU berupaya memperluas wawasan peserta mengenai bisnis berkelanjutan, pembangunan ekonomi regional, serta pengembangan potensi ekonomi dan budaya Sumatera Utara.
International Summer Course FEB USU 2026 merupakan bagian dari upaya fakultas dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi, memperluas jejaring kerja sama akademik, serta meningkatkan kualitas pembelajaran melalui keterlibatan akademisi dan mahasiswa dari berbagai negara. Kegiatan akademik dilaksanakan secara hybrid pada 19–26 Oktober 2026 melalui pertemuan tatap muka di FEB USU dan secara daring menggunakan Zoom Meeting.
Disebutkan, pembukaan kegiatan berlangsung di Aula Prof. Dr. Suhadji Hadibroto FEB USU, Senin (19/10). Acara pembukaan dihadiri Direktur Direktorat Kerja Sama dan Internasionalisasi USU, Prof. Dr. dr. Dewi Masyithah Darlan, yang mewakili Rektor USU, serta Dekan FEB USU, Dr. Abdillah Arif Nasution, SE., M.Si., Ak., CA., QGIA., CHRS.
International Summer Course FEB USU 2026 menghadirkan 11 narasumber, terdiri atas lima akademisi nasional dan enam akademisi internasional dari berbagai perguruan tinggi, antara lain Prof. Nadia Gulko dari University of Lincoln (Inggris), Tui MacDonald dari University of Waikato (Selandia Baru), Assoc. Prof. Dr. Hairunnizam bin Wahid dari Universiti Kebangsaan Malaysia, Prof. Sahraman Hadji Latif dari Mindanao State University (Filipina), Asst. Prof. Dr. Chumphon Angkananon dari Maejo University (Thailand), serta Dr. Arman Hj Ahmad dari Universiti Kuala Lumpur (Malaysia).
Sementara itu, narasumber nasional berasal dari Universitas Sumatera Utara dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Materi pembelajaran mencakup pembangunan ekonomi regional, bisnis berkelanjutan, kewirausahaan sosial, strategi pemasaran, transformasi digital, serta penerapan Sustainable Development Goals (SDGs) dan Environmental, Social, and Governance (ESG). Seluruh sesi diselenggarakan melalui pemaparan materi dan diskusi interaktif antara narasumber dan peserta.
Kegiatan ini juga diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Peserta nasional antara lain berasal dari Universitas Sumatera Utara, Universitas Brawijaya, Universitas Andalas, Universitas Negeri Jakarta, dan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.
Sedangkan peserta internasional antara lain berasal dari Universiti Teknologi MARA, Universiti Sains Malaysia, Universiti Utara Malaysia, Mindanao State University, dan Maejo University dan banyak kampus lainnya. Keikutsertaan mahasiswa dari berbagai institusi tersebut mendukung penguatan jejaring akademik internasional FEB USU, sejalan dengan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals).
Kenalkan Warisan Budaya dan Pariwisata Danau Toba
Rangkaian International Summer Course FEB USU 2026 dilanjutkan dengan kunjungan lapangan (field trip) ke kawasan Balige dan Parapat pada 30–31 Oktober 2026.Pada Jumat (30/10).
Rombongan peserta berangkat dari Medan menuju Balige untuk mengunjungi Museum TB Silalahi. Dalam kunjungan tersebut, peserta diperkenalkan dengan sejarah, kebudayaan, dan warisan masyarakat Batak yang menjadi bagian penting dari kekayaan budaya Sumatera Utara.
Kunjungan ini juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa nasional dan internasional untuk mengenal secara langsung potensi pariwisata berbasis budaya serta keterkaitannya dengan pengembangan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Setelah mengunjungi Museum TB Silalahi, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Parapat. Pada malam harinya, dilaksanakan Gala Dinner and Closing Ceremony di Hotel Parapat View sebagai penutupan resmi International Summer Course FEB USU 2026.
Acara penutupan diisi dengan laporan pelaksanaan kegiatan oleh ketua panitia, sambutan sekaligus penutupan resmi oleh Dekan FEB USU, penyerahan sertifikat secara simbolis, serta penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan peserta nasional dan internasional.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan pada Sabtu (31/10) dengan aktivitas outbound dan team building untuk mempererat kebersamaan serta meningkatkan interaksi antarpeserta sebelum rombongan kembali ke Medan.
Melalui penyelenggaraan International Summer Course 2026, FEB USU berharap dapat terus memperkuat atmosfer akademik internasional, memperluas peluang kerja sama pendidikan dan penelitian, serta memperkenalkan potensi ekonomi, pariwisata, dan budaya Sumatera Utara kepada masyarakat internasional. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen FEB USU dalam mendukung internasionalisasi Universitas Sumatera Utara menuju perguruan tinggi yang memiliki daya saing dan reputasi global.(wsp.id)
Berita Terkait











































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda