Festival Serampang 12 Perebutkan Piala Raja Metar


MEDAN (Waspada.id): Rumah Seni Tradisi pimpinan Sri Agustina Sauti,SE bekerjasama dengan Kerajaan Kejeruan Metar Bilad Deli melaksanakan Festival Tari Serampang Dua belas selama dua hari berturut-turut, di aula Museum Negeri Sumatera Utara Jl. HM Joni No 51 Medan, akhir pekan lalu.
Festival tari yang memperebutkan piala bergilir Raja Metar Bilad Deli XI ini, diikuti sebanyak 13 sanggar tari dari berbagai daerah di Sumut, meliputi Medan, Langkat, Deliserdang, Serdang Bedagai, Asahan dan Labuhan Batu Utara. Tercatat sebanyak 37 peserta menampilkan kreasi tarian tradisional khas Melayu tersebut.
Dalam sambutannya,Raja KMBD XI Tuanku Muhammad Fauzi, menyampaikan apresiasi terhadap semangat dan kinerja panitia penyelenggara, sehingga mampu membuat even besar secara berswadaya, tanpa dukungan finansial dari pemerintah. Menurut Raja Metar hal ini merupakan bentuk kecintaan dan pelestarian terhadap budaya Melayu.
Bahkan pada kesempatan itu Raja Metar XI turut menyampaikan rasa harunya ketika mengenang 63 tahun wafatnya seorang maha karya Guru Sauti, yang dikenal sebagai pencipta Tari Serampang 12 ini hingga berhasil mendunia di era kepemimpinan Presiden Soekarno dan Soeharto sampai saat ini.
Sementara anggota DPRD Sumut,Datok Fajri Akbar yang turut hadir dalam acara pembukaan festival, menyebutkan Tari Serampang 12 merupakan warisan budaya tak benda. Tarian ini lahir di Tanah Serdang Perbaungan, di Kabupaten Serdang Bedagai, oleh Guru Sauti. Tak hanya dikenal di Indonesia namun tersohor sampai ke mancanegara.
Menariknya gerakan tari Serampang 12 merupakan perpaduan dari gerak Melayu Deli dengan dua belas macam gerakan yang memiliki tempo cepat.
"Saya sangat apresiasi festival ini secara mandiri. Kedepan kegiatan ini akan lebih ditingkatkan agar dapat dilaksanakan setiap tahunnya dan lebih meriah. Apalagi Serampang 12 ini adalah aset budaya Melayu yang harus diwariskan kepada generasi muda,"' katanya.
Puncak Festival Tari Serampang Duabelas ini,dewan juri memilih pemenang Raja Serampang 12 tahun 2026, yakni Tony Hermawan dari Lembaga Kesenian Bunga Tanjung. Sedangkan mahkota Ratu serampang 12, terpilih Ade Adzkia Rahmah dari Lk Tamora 88 Deliserdang.
Terlaksananya festival Tari Serampang 12, kata Datok Fajri Akbar, tidak terlepas dari gagasan Datok irfansyah , apalagi Datok bergelar Setia Nartaka Wangsa Diraja KMBD, sejak tahun 1984 terus berkarya dalam seni tari.
Pada acara penutupan festival, Minggu (18/10), selain turut dihadiri Raja Metar XI bersama Permaisuri Cek Sri Ampuan Anita, turut didampingi Datok dan Datin Setia Perangkat Adat KMBD. Di antaranya Datok Khairul Nizam, Datok Pentara Negeri, Datok Laksamana, Datok Bentara Kanan, Datok Tuan Iman, Datok Zulfan Nazli, Datok Yan Juna, Datok Amirhan, Datok Ivan, Datok Penghulu Balai Datin Herita, dan Datin Irmayani Ritonga.
Selain itu, turut hadir Ketua Rumpun Budaya Melayu (RBM) Datok Mulia Maulana,Hj Anita Chairun Nisa penari Serampang 12, yang merupakan murid guru Sauti telah melanglang buana di Asia dan Eropa pada masa Pemerintahan Presiden RI,Soekarno dan Soeharto.
Hj Indrie Ratu Serampang 12 Tahun 1978.(id80)
Berita Terkait

































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda