Breaking News
Memuat breaking news...

Film "Djamin Setia Selamanya" Kenalkan Sosok Jamin Ginting kepada Generasi Muda

Redaksi
Redaksi
Kamis, 30 Juli 2026 - 12.04 PM WIB
Film "Djamin Setia Selamanya" Kenalkan Sosok Jamin Ginting kepada Generasi Muda
Cuplikan adegan film Djamin Setia Selamanya yang akan tayang 1 Oktober 2026.Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Film nasional "Djamin Setia Selamanya" hadir untuk memperkenalkan sosok Pahlawan Nasional asal Tanah Karo, Djamin (Jamin) Ginting, kepada generasi muda melalui kisah perjuangan, pengorbanan, dan kecintaannya terhadap bangsa.

Dibintangi Rafi Sudirman, film biopik epik tersebut dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026.

Film produksi Erjege Pictures itu disutradarai Rako Prijanto, dengan naskah yang ditulis Titien Wattimena dan Lynda Ulviana. Mengusung perpaduan drama sejarah, aksi perang, dan kisah kemanusiaan, film ini diharapkan mampu menghadirkan cerita perjuangan yang tetap relevan bagi kehidupan generasi masa kini.

Film tersebut mengangkat perjalanan hidup Djamin Ginting, putra Tanah Karo yang lahir di Desa Suka pada 12 Januari 1921. Sosok Djamin digambarkan tumbuh menjadi pemimpin perjuangan melalui keberanian, kecerdasan, pengorbanan, serta rasa cintanya kepada bangsa.

Kisah dimulai dari masa pendidikan Djamin di Handelsschool pada era pemerintahan Belanda hingga bergabung sebagai perwira Gyugun pada masa pendudukan Jepang. Dalam perjalanannya, ia menyadari bahwa kemerdekaan Indonesia tidak akan pernah diperoleh dari belas kasihan bangsa penjajah.

Selepas Proklamasi Kemerdekaan 1945, Djamin menjadi salah satu tokoh penting yang membangun kekuatan Badan Keamanan Rakyat (BKR) di Kabanjahe. Ia kemudian memimpin perjuangan di berbagai front pertempuran, mulai dari Medan Area, Tanah Karo, Langkat hingga Aceh, dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Tak hanya mengangkat kisah perjuangan di medan perang, film ini juga menampilkan sisi kemanusiaan Djamin melalui hubungannya dengan Likas Tarigan, sosok perempuan tangguh yang menjadi kekuatan emosional sekaligus penyemangat perjuangannya. Persahabatannya dengan Kadir Saragih, Selamat Ginting, dan Jacob Waas turut menjadi bagian penting cerita yang menggambarkan loyalitas, pengorbanan, serta arti sebuah persaudaraan di tengah perang.

Tokoh Djamin Ginting diperankan Rafi Sudirman. Penyanyi sekaligus aktor muda yang tengah bersinar itu dipercaya memerankan tokoh utama dalam salah satu tantangan terbesar sepanjang kariernya.

Setelah dikenal melalui karya-karyanya di industri musik dan mulai memperluas kiprahnya di dunia perfilman, Rafi kini tampil dengan transformasi berbeda sebagai pejuang nasional yang memimpin pasukan gerilya mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Selain Rafi Sudirman, film ini juga dibintangi Claresta Taufan sebagai Likas Tarigan, Chicco Kurniawan sebagai Kadir Saragih, Jourdy Pranata sebagai Selamat Ginting, Marcell Darwin sebagai Jacob Waas, Unique Priscilla sebagai Tidang Tarigan, Teddy Syach sebagai Lantak Ginting, Arla Ailani sebagai Sarita, serta Sulthan Hamonangan sebagai Ucok.

Kolaborasi para aktor lintas generasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan emosi yang kuat sekaligus memperlihatkan sisi manusiawi para pejuang yang selama ini lebih banyak dikenang melalui catatan sejarah.

Executive Producer film sekaligus putri almarhum Djamin Ginting, Riahna Djamin Ginting, mengatakan film ini merupakan bentuk penghormatan kepada sang ayah sekaligus hadiah bagi generasi Indonesia.

"Bagi saya, Djamin Setia Selamanya bukan sekadar sebuah film, melainkan penghormatan untuk ayah saya yang telah mengabdikan hidupnya bagi Indonesia. Saya berharap generasi Z dan Milenial dapat melihat bahwa setiap perubahan besar selalu dimulai dari keberanian anak muda yang peduli, berani bersuara, dan berani mengambil tindakan. Semoga kisah Djamin Ginting mampu menginspirasi lahirnya semangat yang sama di generasi hari ini," ujarnya.

Atas jasa dan pengabdiannya, Djamin Ginting dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 2014. Namanya juga diabadikan menjadi salah satu jalan arteri terpanjang di Indonesia yang membentang dari pusat Kota Medan hingga jantung dataran tinggi Tanah Karo.

Meski ribuan orang melintasi jalan tersebut setiap hari, kehadiran film ini diharapkan mampu mengisi ruang kesadaran publik terhadap besarnya nilai perjuangan yang melatarbelakangi nama Djamin Ginting.

Sutradara Rako Prijanto mengaku tertarik mengangkat kisah Djamin Ginting karena tokoh tersebut membuktikan bahwa seorang pemuda biasa dengan keberanian dan pemikiran visioner mampu mengubah sejarah.

"Saya berharap Djamin Setia Selamanya tidak hanya menjadi tontonan sejarah, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk berani mengambil keputusan dan menjadi bagian dari perubahan," kata Rako.

Melalui film yang mulai tayang pada 1 Oktober 2026 ini, masyarakat Indonesia diajak menyaksikan perjalanan hidup seorang pejuang yang tidak hanya menghidupkan kembali sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga mengingatkan bahwa keberanian satu orang dapat mengubah perjalanan sebuah bangsa.(Fes)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement