Breaking News
Memuat breaking news...

FKPPI Deliserdang Tegaskan Tak Terlibat Insiden Berdarah di Tanjungmorawa, Minta Polisi Usut Tuntas

Redaksi
Redaksi
Rabu, 21 Oktober 2026 - 8.49 PM WIB
FKPPI Deliserdang Tegaskan Tak Terlibat Insiden Berdarah di Tanjungmorawa, Minta Polisi Usut Tuntas
Pelaksana Tugas PC 0202 KB FKPPI Kabupaten Deliserdang, Hanafi Maksum Tanjung SH saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Kecamatan Percut Seituan, Rabu (21/10/2026).Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEDAN (Waspada.id): Pimpinan Cabang (PC) 0202 Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (KB FKPPI) Kabupaten Deliserdang menegaskan tidak terlibat dalam insiden yang menimbulkan korban jiwa dan viral di media sosial (medsos]. KB FKPPI juga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut.

Penegasan itu disampaikan Pelaksana Tugas Pimpinan Cabang (PC) 0202 KB FKPPI Kabupaten Deliserdang, Hanafi Maksum Tanjung SH, saat memberikan keterangan di Kecamatan Percut Seituan, Rabu (21/10/2026), terkait beredarnya informasi di medsos yang mengaitkan organisasi tersebut dengan Pemuda Pancasila dalam peristiwa yang terjadi di Kecamatan Tanjungmorawa, Minggu (18/10/2026) malam.

“Atas kejadian ini, kami dari PC 0202 KB FKPPI Deliserdang turut berduka cita atas adanya korban jiwa. Kami tegaskan bahwa KB FKPPI tidak ada sangkut pautnya dengan kejadian tersebut,” ujar Hanafi.

Hanafi yang juga Wakil Ketua Pengurus Daerah II KB FKPPI Sumut Bidang Bela Negara itu menyayangkan beredarnya narasi di medsos yang menggambarkan seolah-olah terjadi pertentangan antara FKPPI dan Pemuda Pancasila. Hanafi menegaskan, pihaknya mendukung penuh langkah kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut secara tuntas dan meminta semua pihak mempercayakan penanganannya kepada aparat penegak hukum.

“Kami meminta kepada penegak hukum supaya kasus ini diusut tuntas. Kami sangat mendukung, baik secara pribadi maupun organisasi,” tegasnya.

Selain menyampaikan belasungkawa, Plt PC 0202 KB FKPPI Kabupaten Deliserdang, mengimbau seluruh elemen masyarakat, termasuk KB FKPPI dan Pemuda Pancasila, agar menahan diri serta tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi.

"Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) merupakan tanggung jawab bersama agar situasi di Kabupaten Deliserdang tetap aman dan kondusif," harapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak memperkeruh suasana melalui unggahan maupun komentar di medsos. Terkait kemungkinan langkah hukum terhadap akun medsos yang menyebarkan informasi seolah-olah FKPPI terlibat, Hanafi mengatakan pengurus daerah akan terlebih dahulu melakukan pembahasan internal.

“Pengurus Daerah akan berdiskusi dan mengumpulkan pengurus untuk membahas hal tersebut. Intinya, saya mengajak kawan-kawan di medsos agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban supaya situasi tetap kondusif,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Komandan Komando Inti (Wadan Koti) Pemuda Pancasila Kabupaten Deli Serdang, Doni Pacek (40), tewas ditembak orang tak dikenal di leher kiri saat berada di dalam mobil di Desa Bangun Rejo, Tanjungmorawa pada, Minggu (18/10/2026).(id88)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement