Breaking News
Memuat breaking news...

FPRB Pidie Jaya Siap Gelar Musda

Redaksi
Redaksi
Selasa, 21 Juli 2026 - 5.18 PM WIB
FPRB Pidie Jaya Siap Gelar Musda
Poster mensukseskan Musda Forum PRB Pidie Jaya. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEUREUDU (Waspada.id): Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Pidie Jaya bersiap menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pada 5 Agustus 2026 mendatang.

Agenda lima tahunan tersebut menjadi momentum penting untuk memilih kepengurusan baru sekaligus menetapkan arah kebijakan organisasi periode 2026–2031.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pidie Jaya, Okta Handipa, Selasa (21/7), mengatakan pihaknya bersama panitia telah membuka pendaftaran calon Ketua FPRB Pidie Jaya sebagai bagian dari tahapan pelaksanaan Musda.

Menurutnya, FPRB merupakan wadah kolaborasi multipihak yang memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana di daerah. Karena itu, sosok yang akan memimpin FPRB ke depan diharapkan memiliki integritas, kapasitas, serta kemampuan membangun sinergi dengan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, hingga komunitas masyarakat.

"Musda ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi menjadi momentum memperkuat peran FPRB sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ketangguhan masyarakat menghadapi bencana," ujar Okta.

Ia menjelaskan, pendaftaran calon Ketua FPRB dibuka mulai 22 hingga 26 Juli 2026 di Kantor BPBD Kabupaten Pidie Jaya. Panitia memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik daerah yang memenuhi persyaratan untuk ikut berpartisipasi dalam proses demokratis tersebut.

Musda FPRB tahun ini mengusung semangat "Meneguhkan Kepemimpinan Kolaboratif untuk Pidie Jaya Tangguh Bencana", sejalan dengan kebutuhan daerah dalam memperkuat kesiapsiagaan, mitigasi, dan kapasitas masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.

Okta berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Musda sehingga menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa FPRB Pidie Jaya semakin aktif, profesional, dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan daerah yang tangguh terhadap bencana.

"FPRB harus menjadi ruang kolaborasi yang kuat untuk menyatukan seluruh potensi daerah dalam upaya pengurangan risiko bencana. Karena ketangguhan daerah tidak bisa dibangun oleh satu pihak saja, melainkan melalui kerja bersama seluruh elemen masyarakat," pungkasnya.(Nas)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement