Gaji PM Singapura Lebih Besar 7 Kali Lipat dari Gaji Presiden AS


JAKARTA (Waspada.id): Gaji Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong kembali menjadi sorotan. Paket kompensasi tahunannya akan melonjak menjadi sekitar SG$3,6 juta atau US$2,85 juta, jauh melampaui gaji sejumlah pemimpin negara maju.
Kenaikan tersebut merupakan bagian dari revisi remunerasi pejabat politik Singapura yang mulai berlaku pada 15 Oktober 2026. Sebelumnya, paket kompensasi tahunan Wong berada di kisaran SG$2,2 juta atau sekitar US$1,7 juta.
Dikutip dari CNBC, Rabu (9/9/2026), nilai kompensasi tersebut hampir lima kali lipat gaji Presiden Konfederasi Swiss yang berada di kisaran US$604 ribu.
Sementara dibandingkan dengan Presiden Amerika Serikat yang menerima gaji tahunan US$400 ribu, paket kompensasi PM Singapura mencapai lebih dari tujuh kali lipat.
Perbedaan tersebut memperlihatkan tingginya remunerasi pemimpin Singapura dibandingkan sejumlah kepala pemerintahan dan kepala negara dari negara maju lainnya.
Berdasarkan data perbandingan, paket kompensasi tahunan PM Singapura juga jauh di atas Perdana Menteri Australia yang menerima sekitar US$448,8 ribu per tahun.
Perdana Menteri Kanada dan Selandia Baru masing-masing menerima sekitar US$315,4 ribu dan US$304,1 ribu. Sementara itu, Presiden Korea Selatan memiliki gaji tahunan sekitar US$202,6 ribu.
Mengapa Gaji PM Singapura Sangat Tinggi?
Tingginya gaji pejabat politik Singapura bukan kebijakan tanpa alasan. Pemerintah Singapura selama ini menerapkan sistem remunerasi kompetitif untuk menarik orang-orang berkemampuan tinggi dari sektor swasta agar bersedia terjun ke dunia politik dan pemerintahan.
Sistem penggajian pejabat politik Singapura juga memiliki formula khusus.
Benchmark gaji menteri level MR4 dikaitkan dengan pendapatan 1.000 warga Singapura dengan penghasilan tertinggi. Nilai tersebut kemudian disesuaikan untuk mencerminkan nilai pelayanan publik.
Benchmark tersebut kini dinaikkan dari SG$1,1 juta menjadi SG$1,8 juta.
Sementara gaji perdana menteri ditetapkan sebesar dua kali benchmark MR4. Dengan benchmark baru sebesar SG$1,8 juta, paket kompensasi PM menjadi SG$3,6 juta per tahun.
Meski demikian, kenaikan tersebut tidak berarti seluruh menteri langsung menerima angka benchmark baru.
Para pejabat politik akan mendapatkan penyesuaian awal maksimal 9%. Kenaikan berikutnya akan mempertimbangkan kinerja dan tanggung jawab masing-masing pejabat.
Lawrence Wong Sumbangkan Kenaikan Gaji
Besarnya kenaikan remunerasi juga disadari Lawrence Wong sebagai isu yang sensitif di tengah masyarakat.
Karena itu, Wong memutuskan untuk menyumbangkan seluruh kenaikan gajinya kepada badan amal selama lima tahun, dengan asumsi dirinya tetap menjabat sebagai perdana menteri.
Pemerintah Singapura menilai sistem remunerasi tersebut diperlukan untuk menjaga daya saing kompensasi sektor publik dengan sektor swasta.
Kebijakan tersebut sekaligus diharapkan mampu menarik talenta terbaik untuk mengisi posisi strategis dalam pemerintahan.
Dengan revisi terbaru, paket kompensasi Lawrence Wong semakin jauh meninggalkan para pemimpin negara lain.
Dari daftar tersebut, tidak ada pemimpin yang paket kompensasi tahunannya mendekati angka US$2,85 juta yang diterima Perdana Menteri Singapura. (Lip6)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda