Breaking News
Memuat breaking news...

Gedung Badminton Ambruk, Tiga Warga Tewas

Redaksi
Redaksi
Senin, 31 Agustus 2026 - 7.47 AM WIB
Gedung Badminton Ambruk, Tiga Warga Tewas
Puing-puing reruntuhan akibat robohnya gedung badminton Hogwan di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Ahad (30/8/2026). tangkapan layar Dok Polsek Bumiayu
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

Dua dari tiga korban tewas diketahui merupakan anak-anak.

BREBES (Waspada.id): Sebuah gedung badminton Hogwan yang berada di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, roboh pada Ahad (30/8/2026). Menyusul kejadian tersebut, tiga orang tewas akibat tertimpa material bangunan.

Kapolsek Bumiayu AKP Edi Mardianto mengungkapkan, gedung badminton Hogwan ambrol sekitar pukul 05:30 WIB. Material bangunan yang ambruk kemudian menimpa tiga unit rumah di bagian depan gedung. Dia mengatakan, setelah menerima laporan tentang kejadian tersebut, sejumlah personel Polsek Bumiayu langsung dikerahkan ke lokasi.

Berdasarkan kesaksian warga, mereka sempat mendengar dentuman keras. Saat keluar dari rumah masing-masing untuk memeriksa sumber dentuman, warga melihat gedung badminton telah ambruk. Setelah mendekati reruntuhan, warga melihat terdapat dua anak tertimpa material bangunan.

“Dua korban pertama yang ditemukan merupakan anak-anak. Petugas bersama warga kemudian melakukan evakuasi dan membawa korban ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” ungkap AKP Edi.

Setelah penemuan dua anak tertimpa reruntuhan, tim SAR gabungan yang turut terdiri dari personel TNI-Polri dan BPBD Kabupaten Brebes serta warga sekitar melanjutkan proses pembersihan puing-puing. Pencarian kemungkinan korban lain juga dilakukan.

Upaya pencarian dan pembersihan puing berlangsung hingga sekitar pukul 13.00 WIB. Petugas kembali menemukan satu korban yang tertimbun reruntuhan bangunan dalam kondisi tewas. Dia adalah Kajat, lansia berusia 82 tahun. Jenazahnya kemudian dibawa ke RSUD Bumiayu.

Sementara itu nyawa dari dua anak yang lebih dulu dievakuasi juga tidak tertolong. Dengan demikian, robohnya gedung badminton Hogwan di Desa Dukuhturi menelan tiga korban jiwa.

“Kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Proses evakuasi dan pencarian dilakukan bersama-sama oleh TNI, Polri, Tim SAR, BPBD, dan masyarakat. Kami juga mengimbau warga agar tetap berhati-hati dan tidak mendekati lokasi bangunan yang masih berpotensi membahayakan,” ucap AKP Edi.

Polsek Bumiayu bersama unsur terkait masih melakukan penanganan kejadian tersebut, termasuk pendataan, pemeriksaan saksi, serta memastikan kondisi sekitar lokasi kejadian tetap aman guna mencegah adanya korban tambahan.

“Kami mengimbau kepada warga sekitar dan masyarakat yang melintas di sekitar lokasi untuk selalu meningkatkan kewaspadaan serta tidak mendekati area bangunan yang roboh maupun bagian bangunan yang masih berdiri. Mengingat kondisi bangunan yang sudah lama, dikhawatirkan masih terdapat material atau bagian bangunan yang rawan runtuh dan dapat membahayakan keselamatan,” kata Kasi Humas Polsek Bumiayu Iptu Syaiful Hidayat.

Sumber Republika.co.id

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement