Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

GEMMA Masjid Sumut Kecam Penyadapan Ilegal Presiden: Sebut Bentuk Pengkhianatan dan Minta Pelaku Dihukum Berat

Redaksi
Redaksi
Jumat, 6 November 2026 - 6.15 PM WIB
GEMMA Masjid Sumut Kecam Penyadapan Ilegal Presiden: Sebut Bentuk Pengkhianatan dan Minta Pelaku Dihukum Berat
GEMMA Masjid Sumut kecam penyadapan ilegal Presiden, sebut bentuk pengkhianatan dan minta pelaku dihukum berat. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

​​MEDAN (Waspada.id): Dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto beserta sejumlah tokoh nasional memicu reaksi keras dari Generasi Muda Masjid Indonesia Sumatera Utara (GEMMA Masjid Sumut). Aksi tersebut dinilai sebagai preseden buruk yang tidak hanya meruntuhkan wibawa personal Presiden, tetapi juga mencederai kehormatan serta wibawa negara.

​Ketua Wilayah GEMMA Masjid Sumut, H. Masdar Tambusai, S.Ag, menegaskan bahwa tindakan penyadapan di luar prosedur penegakan hukum merupakan bentuk pelanggaran pidana berat yang wajib diusut hingga ke akar-akarnya.

​"Kami mengecam keras aksi penyadapan ilegal terhadap Pemimpin Negara. Ini adalah bentuk penghinaan luar biasa sekaligus pengkhianatan terhadap marwah bangsa," ujar Masdar kepada media di Medan, Jumat (6/11/2026), didampingi Sekretaris Amirsyam dan Ketua PD GEMMA Masjid Kota Medan, Hariman Siregar.

​Desak Pembongkaran Aktor Intelektual

​Menurut Masdar, proses hukum harus berjalan secara objektif, terbuka, dan transparan agar motif, tujuan, serta pihak yang memberi perintah dapat terungkap secara terang benderang. Penindakan tegas dinilai sangat krusial untuk memberikan efek jera bagi siapa pun yang mencoba melakukan tindakan serupa di masa mendatang.

​"Siapa aktor utama yang memberi perintah penyadapan ini harus segera diungkap. Semua itu bisa diketahui manakala proses hukum berjalan secara objektif dan transparan," tegas mubaligh muda sekaligus tokoh muda Melayu Sumatera Utara tersebut.

​Ia juga menambahkan bahwa penyadapan yang melibatkan oknum pejabat kepolisian maupun pihak lain di luar koridor hukum berpotensi memenuhi unsur pelanggaran serius terhadap keamanan negara, bahkan berujung pada tindakan makar.

​Dukung Langkah Tegas Kapolri

​Dalam peryataan resminya, GEMMA Masjid Sumut menyampaikan dukungan penuh terhadap komitmen Kepolisian Republik Indonesia dalam menuntaskan kasus ini.

​"GEMMA Masjid Sumut mendukung penuh sikap tegas Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto dalam membongkar aktor utama penyadapan ilegal ini. Kami juga siap mengawal serta menjaga marwah dan wibawa Presiden sebagai pemimpin tertinggi Republik Indonesia dari segala bentuk ancaman maupun penistaan," pungkas Masdar.(id96)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement