Breaking News
Memuat breaking news...

Generasi Z Harus Anti Politik Uang

Redaksi
Redaksi
Senin, 26 Oktober 2026 - 11.16 AM WIB
Generasi Z Harus Anti Politik Uang
Peserta sosialisasi Pemilu bagi pemilih pemula dari SRMA 3 Kota Tebingtinggi. Waspada.id/Khalik
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

TEBINGTINGGI (Waspada.id): Generasi Z harus menjadi generasi yang anti pada politik uang (money politic) dalam pelaksanaan Pemilu 2029. Anti politik uang generasi Z akan jadi pondasi utama dalam pemberantasan korupsi yang marak dalam kehidupan bangsa Indonesia.

Hal itu ditegaskan narasumber KPU Kota Tebingtinggi Dr. Abdul Khalik, MAP, MIKom dalam kegiatan "Sosialisasi Pemilu Bagi Pemilih Pemula", Senin (26/10), bertempat di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 3 di Jln. Gn. Leuser, Kel. Tanjung Marulak, Kec. Rambutan.

Dosen STAI Al Hikmah kota Tebingtinggi itu, menambahkan karakter Generasi Z itu dimulai dari kemampuan mereka untuk mengelola hak memilih mereka secara bertanggungjawab melalui penolakan terhadap politik uang. "Jika korupsi ingin dihilangkan harus dimulai dari Generasi Z," imbuh Khalik.

Generasi Z Harus Anti Politik Uang

Penyerahan cenderamata kepada sekolah dan narasumber di acara Sosialisasi KPU. Waspada.id/Khalik

Pada 2029 nantinya, Pemilu Nasional diperkirakan akan berlangsung pada bulan Februari sesuai keputusan MK RI No. 135/PUU-XXII/2024. Sedangkan Pemilu lokal memiliki tenggang antara 2-2,5 tahun atau 2031. "Namun kepastian tanggalnya harus menunggu keputusan KPU RI," tambah Khalik.

Sebelumnya, Ketua KPU Emil Sofyan menyatakan kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pengetahuan kepemilikan kepada pemilih pemula yang nantinya akan menggunakan hak pilihnya pada 2029 nanti.

Wakil Kepala SRMA 3 Muttaqin memberikan arahan kepada pada siswa bahwa Generasi Z jangan alergi dengan dunia politik. Alasannya, semua urusan yang menyangkut kehidupan manusia mulai dari hal kecil hingga hal besar selalu berada dalam kebijakan politik. "Maka sejak awal generasi muda harus melek politik dan hal demikian bisa diawali dari pemahaman Pemilu," ujar Muttaqin.

Generasi Z Harus Anti Politik Uang

Dalam kegiatan ini terlihat hadir dua anggota KPU lainnya Muhammad Iqbal dan Syaifuddin Okta Rambe serta jajaran Sekretariat KPU Kota Tebingtinggi. Hadir pula sekira 50 siswa SRMA dan dewan guru yang terlibat sebagai peserta sosialisasi. (Lik)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement