Breaking News
Memuat breaking news...

Geopolitik Timur Tengah Memanas, Garuda Indonesia Sesuaikan Penerbangan ke Jeddah

Redaksi
Redaksi
Jumat, 16 Oktober 2026 - 7.36 AM WIB
Geopolitik Timur Tengah Memanas, Garuda Indonesia Sesuaikan Penerbangan ke Jeddah
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

JAKARTA (Waspada.id): Situasi geopolitik di Timur Tengah berdampak terhadap operasional penerbangan Garuda Indonesia ke Arab Saudi. Maskapai nasional tersebut melakukan sejumlah penyesuaian penerbangan menuju dan dari Jeddah sejak Jumat (9/10/2026), mulai dari pengalihan rute hingga penundaan jadwal demi memastikan keselamatan penumpang.

Garuda Indonesia terus memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan tersebut yang berpotensi memengaruhi kelancaran penerbangan internasional. Penyesuaian operasional dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi terkini serta koordinasi dengan otoritas penerbangan Arab Saudi.

Direktur Operasi Garuda Indonesia, Eric Ferdinand Sofyal, menjelaskan bahwa setiap keputusan operasional mengacu pada perkembangan situasi di lapangan dan arahan General Authority of Civil Aviation (GACA), selaku otoritas penerbangan Arab Saudi.

"Sejumlah langkah mitigasi yang diterapkan meliputi pengalihan rute penerbangan, pengalihan pendaratan (divert) ke bandara alternatif, serta penundaan penerbangan apabila diperlukan," kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10/2026).

Langkah mitigasi tersebut merupakan bagian dari upaya maskapai mengantisipasi risiko operasional di tengah situasi geopolitik yang dinamis. Garuda Indonesia menegaskan keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan.

Selain melakukan penyesuaian jadwal, maskapai juga memastikan penumpang yang terdampak telah menerima kompensasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penerbangan ke Jeddah Berpotensi Berubah

Garuda Indonesia memperkirakan penerbangan dari dan menuju Jeddah masih berpotensi mengalami perubahan jadwal selama situasi di Timur Tengah belum sepenuhnya kondusif.

Perubahan tersebut akan ditentukan berdasarkan perkembangan situasi terkini dan hasil koordinasi dengan otoritas penerbangan di Arab Saudi. Maskapai juga menyiapkan sejumlah skenario operasional alternatif untuk mengantisipasi kondisi yang dapat memengaruhi keselamatan maupun kelancaran penerbangan.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah kemungkinan pengalihan penerbangan ke bandara alternatif apabila kondisi mengharuskan dilakukannya perubahan rute atau lokasi pendaratan.

Di tengah penyesuaian tersebut, Garuda Indonesia memastikan penerbangan dari dan menuju Madinah masih beroperasi normal sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Perbedaan kondisi operasional pada kedua rute tersebut membuat maskapai terus melakukan pemantauan secara berkala agar setiap keputusan dapat disesuaikan dengan perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah.

Penumpang Diminta Pantau Informasi Terbaru

Garuda Indonesia juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di Indonesia maupun Arab Saudi untuk memastikan operasional penerbangan tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan.

Maskapai mengimbau penumpang yang memiliki jadwal perjalanan dari atau menuju Jeddah untuk secara berkala memeriksa informasi terbaru mengenai jadwal keberangkatan dan kemungkinan perubahan penerbangan.

Penumpang diharapkan tidak hanya mengacu pada jadwal awal, mengingat perkembangan situasi geopolitik dapat memengaruhi keputusan operasional dalam waktu singkat.

Garuda Indonesia menegaskan seluruh langkah penyesuaian dilakukan sebagai upaya mengantisipasi risiko sekaligus menjaga keselamatan penumpang dan awak pesawat di tengah ketidakpastian situasi regional. (Lip6)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement