Breaking News
Memuat breaking news...

Gerakan Tanam Serentak 50.000 Hektare di Batu Bara, Perkuat Komitmen Sumut Dukung Swasembada Pangan

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 1.32 PM WIB
Gerakan Tanam Serentak 50.000 Hektare di Batu Bara, Perkuat Komitmen Sumut Dukung Swasembada Pangan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BATU BARA (Waspada.id): Kementerian Pertanian Republik Indonesia bersama pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan pertanian terus memperkuat langkah percepatan tanam dalam rangka mendukung peningkatan produksi padi dan pencapaian swasembada pangan nasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Gerakan Tanam Serentak 50.000 Hektare pada lahan Optimasi Lahan (Oplah) Tahun 2024, Oplah Tahun 2025, dan lahan CSR yang dipusatkan di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional percepatan tanam yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Untuk wilayah Sumatera Utara, Kabupaten Batu Bara menjadi salah satu lokasi strategis dalam mendukung peningkatan luas tanam dan produksi padi.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Kementerian Pertanian lingkup Provinsi Sumatera Utara, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan beserta jajaran, Bupati Batu Bara, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara, Dinas Pertanian Kabupaten Batu Bara, camat, kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Brigade Pangan, penyuluh pertanian, kelompok tani, tokoh masyarakat, serta para petani.

Dalam kegiatan tersebut, peserta melaksanakan tanam padi secara bersama-sama pada lahan yang telah disiapkan. Penanaman secara simbolis menjadi bagian dari upaya mendorong percepatan masa tanam sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan Oplah dan CSR agar memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan.

Ini sesuai dengan arahan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman yang menegaskan bahwa percepatan tanam merupakan langkah strategis untuk menjaga momentum produksi nasional sekaligus memperkuat fondasi swasembada pangan berkelanjutan.

Percepatan tanam dilakukan agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi dan lahan yang telah mendapat dukungan pemerintah segera memberikan kontribusi terhadap produksi pangan nasional.

Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti mengatakan Gerakan Tanam Serempak bukan sekadar seremoni, melainkan gerakan nasional untuk meningkatkan IP, memperluas areal tanam, dan mempercepat produksi pangan melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, dan petani.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin mengatakan lahan hasil Oplah dan CSR yang telah dibuka harus segera dimanfaatkan untuk meningkatkan IP dari satu menjadi dua bahkan tiga kali tanam.

Dalam arahannya, Direktur Polbangtan Medan menekankan pentingnya peran Brigade Pangan sebagai motor penggerak modernisasi pertanian di tingkat lapangan. Brigade Pangan diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan), meningkatkan efisiensi usaha tani, serta mendukung percepatan pengolahan lahan dan tanam.

“Brigade Pangan harus menjadi motor penggerak modernisasi pertanian di lapangan. Dengan dukungan alsintan dan kolaborasi seluruh pihak, kita harus mampu mempercepat olah tanah dan tanam sehingga indeks pertanaman dapat terus meningkat,” ujar Direktur Polbangtan Medan dalam arahannya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program Optimasi Lahan Tahun 2024 dan Tahun 2025 harus diikuti dengan peningkatan luas tambah tanam dan indeks pertanaman. Dengan demikian, manfaat program dapat dirasakan secara langsung oleh petani dan memberikan dampak terhadap peningkatan produksi pangan.

Bupati Batu Bara dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian, BPPSDMP, Polbangtan Medan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Brigade Pangan, penyuluh pertanian, serta seluruh petani yang telah berpartisipasi dalam Gerakan Tanam Serentak tersebut.

Menurutnya, sektor pertanian merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian daerah sekaligus menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Batu Bara, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai program pertanian yang diarahkan pada peningkatan produktivitas lahan dan kesejahteraan petani. (id09)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement