GP Ansor: KKN Dongkrak Ekonomi UMKM SergaiGP Ansor: KKN Dongkrak Ekonomi UMKM Sergai

SERGAI (Waspada.id): Kehadiran ribuan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari sejumlah perguruan tinggi di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) mendapat apresiasi dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor.
Organisasi kepemudaan itu menilai langkah Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai menjalin kerja sama dengan berbagai kampus turut menggerakkan perekonomian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ketua GP Ansor Serdang Bedagai, Joko Sulistiono, mengatakan program KKN yang digelar di berbagai desa merupakan hasil komunikasi yang di bangun oleh Bupati Darma Wijaya dan Wakil Bupati Adlin Tambunan sehingga terjalin kerja sama yang baik antara Pemkab Sergai dengan sejumlah perguruan tinggi.
"Kami melihat pemerintah daerah mampu menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik dengan berbagai perguruan tinggi sehingga mereka memilih melaksanakan KKN di Serdang Bedagai," kata Joko saat bincang hangat kepada Waspada.id di Cafe Kopi brotherhood, jalan negara samping RS Sultan Sulaiman, Rabu (5/8/2026). pagi.
Ia menilai manfaat program tersebut tidak berhenti pada kegiatan pengabdian masyarakat. Kehadiran ribuan mahasiswa selama sekitar satu bulan juga ikut menggerakkan aktivitas ekonomi warga.
"Ada ribuan mahasiswa yang tinggal di Serdang Bedagai selama kurang lebih 30 hari. Selama di sini mereka makan, membeli kebutuhan sehari-hari, ngopi, dan berbelanja. Aktivitas itu tentu ikut menggerakkan UMKM," ujarnya.
Joko memperkirakan kehadiran mahasiswa tersebut turut menciptakan perputaran uang di Serdang Bedagai hingga lebih dari Rp2 miliar selama pelaksanaan KKN.

Ratusan mahasiswa Unimed melakukan KKN di Kabupaten Sergai.Waspada.id/Ist
"Program ini menurut kami sangat baik karena tanpa menggunakan APBD, daerah bisa memperoleh dampak ekonomi dari kehadiran mahasiswa. Selain itu, mereka juga ikut memperkenalkan potensi wisata dan berbagai keunggulan yang dimiliki Serdang Bedagai," ucapnya.
Ia berharap kerja sama dengan perguruan tinggi terus diperluas sehingga semakin banyak mahasiswa yang memilih Serdang Bedagai sebagai lokasi KKN.
"Kami berharap ke depan Pemkab Sergai dapat menggandeng lebih banyak kampus, seperti USU, UINSU maupun perguruan tinggi swasta lainnya. Program seperti ini layak diteruskan karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat," katanya.
Sementara itu, berdasarkan sumber data Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Serdangbedagai, jumlah mahasiswa KKN tahun 2026 tercatat sebanyak 2.011 orang yang tersebar di 17 kecamatan. Mereka berasal dari Universitas Negeri Medan (Unimed) sebanyak 966 mahasiswa, UMN Al-Washliyah 480 mahasiswa, Universitas Al Washliyah (Univa) Medan 300 mahasiswa, STAI Al Hikmah Tebing Tinggi 165 mahasiswa, dan STAI Tebing Tinggi 100 mahasiswa. (bs)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda