Breaking News
Memuat breaking news...

Guru Dayah DQA Ukir Prestasi Nasional, Raisya Annazira Juara 1 Tahfidz 30 Juz Putri MTQ Nasional XXXI di Semarang

Redaksi
Redaksi
Kamis, 24 September 2026 - 5.05 PM WIB
Guru Dayah DQA Ukir Prestasi Nasional, Raisya Annazira Juara 1 Tahfidz 30 Juz Putri MTQ Nasional XXXI di Semarang
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BANDA ACEH (Waspada.id): Ustadzah Raisya Annazira, dewan guru Dayah Darul Quran Aceh (DQA), berhasil mengharumkan nama Aceh di panggung nasional setelah meraih Juara 1 cabang Tahfidz 30 Juz Putri pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Jawa Tengah.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Dayah Darul Quran Aceh. Raisya tampil sebagai salah satu peserta yang mewakili Provinsi Aceh dalam cabang Tahfidz 30 Juz Putri pada MTQ Nasional yang berlangsung di Semarang, 11–20 September 2026.

Direktur Dayah Darul Quran Aceh, Ustadz Dr Hajarul Akbar, MA, Kamis (24/9/2026) menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas prestasi yang diraih salah seorang guru DQA tersebut. Keluarga Besar Dayah Darul Quran Aceh juga turut menyampaikan selamat dan sukses kepada Ustazah Raisya Annazira atas prestasi tersebut.

Menurutnya, keberhasilan Ustadzah Raisya bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh guru dan santri Dayah Darul Quran Aceh untuk terus berinteraksi dan menjaga kedekatan dengan Al-Quran.

“Alhamdulillah, ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan. Kami bersyukur salah seorang guru DQA mampu meraih juara pertama di tingkat nasional. Ini menjadi bukti bahwa kesungguhan dalam menjaga dan mengamalkan Al-Quran akan melahirkan prestasi,” ujar Hajarul Akbar.

Ia berharap capaian tersebut menjadi inspirasi bagi para santriwan dan santriwati DQA untuk terus meningkatkan hafalan, kualitas bacaan serta kecintaan terhadap Al-Quran. Selain itu sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga 30 juz Al-Quran membutuhkan keikhlasan, kesabaran, istiqamah dan perjuangan panjang.

“Lebih dari sekadar piala dan gelar juara, keberhasilan Ustazah Raisya menjadi teladan bahwa seorang guru juga dapat menjadi contoh nyata dalam menjaga Kalamullah,” kata ustadz Hajrul Akbar.

Sementara itu, Ustadzah Raisya Annazira mengaku bersyukur atas hasil yang diraihnya. Ia menyebut pencapaian tersebut tidak terlepas dari doa, dukungan, bimbingan guru, keluarga, serta seluruh pihak yang telah memberikan semangat selama proses persiapan.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk terus mencintai, menghafal, mempelajari, dan mengamalkan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas amanah dan hasil yang Allah berikan. Prestasi ini saya persembahkan untuk Aceh, Dayah Darul Quran Aceh, keluarga, para guru, dan semua yang telah mendoakan,” pungkas Ustadzah Raisya.(id66)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement