Hadapi Puncak Musim Hujan, Tirtanadi Perkuat Kesiapsiagaan IPAM


MEDAN (Waspada.id): Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir yang diperkirakan meningkat memasuki puncak musim penghujan pada November–Desember 2026 berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Sebagai langkah antisipasi, Direktur Produksi dan Operasional Perumda Tirtanadi, Lamtagon Manalu, melakukan kunjungan kerja ke Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Sunggal untuk memastikan kondisi instalasi dan kesiapan operasional menghadapi kemungkinan terjadinya banjir.
Dalam kunjungan tersebut, Lamtagon meninjau langsung sejumlah area instalasi sekaligus melakukan pembahasan bersama jajaran terkait mengenai langkah-langkah antisipasi yang perlu dipersiapkan.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung produksi air minum berada dalam kondisi siap menghadapi perubahan cuaca ekstrem.
Lamtagon menekankan pentingnya kesiapan seluruh IPAM di lingkungan Perumda Tirtanadi, terutama instalasi yang berpotensi terdampak banjir maupun gangguan akibat tingginya curah hujan.
Kesiapsiagaan tersebut mencakup pemeriksaan kondisi fasilitas produksi, peralatan operasional, serta sarana pendukung lainnya agar potensi gangguan dapat diantisipasi lebih awal.
Selain menjaga kelangsungan proses pengolahan air, langkah antisipasi juga diperlukan untuk memastikan sistem distribusi kepada pelanggan tidak mengalami gangguan berkepanjangan apabila terjadi bencana.
Perumda Tirtanadi berkomitmen meningkatkan koordinasi dan kesiapan seluruh jajaran operasional dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Kesiapan menghadapi banjir menjadi perhatian penting mengingat instalasi pengolahan air merupakan fasilitas vital yang berhubungan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Gangguan pada fasilitas produksi maupun jaringan pendukung dapat berdampak terhadap kontinuitas pasokan air bersih. Karena itu, langkah pencegahan dinilai lebih penting dibandingkan melakukan penanganan setelah terjadi gangguan.
Selain kesiapan teknis, koordinasi antarpersonel juga diperlukan agar setiap potensi keadaan darurat dapat ditangani secara cepat dan terukur.
Seluruh jajaran operasional diharapkan meningkatkan kewaspadaan serta melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi lingkungan instalasi, terutama ketika curah hujan meningkat.
Melalui langkah tersebut, Perumda Tirtanadi berharap pelayanan air bersih kepada masyarakat Sumatera Utara tetap berjalan optimal meskipun menghadapi kondisi cuaca ekstrem.
BERITA 2
Dankodaeral I Laksamana Muda TNI Deny Septian Kunjungi Perumda Tirtanadi
MEDAN (Waspada.id): Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara menerima kunjungan silaturahmi Komandan Komando Daerah Angkatan Laut I (Dankodaeral I), Laksamana Muda TNI Deny Septian, Rabu (4/11), di Kantor Pusat Perumda Tirtanadi, Jalan Sisingamangaraja No. 1 Medan.
Kunjungan tersebut disambut Anggota Dewan Pengawas Perumda Tirtanadi, Yudha Johansyah dan Andi Atmoko H. Panggabean, Direktur Utama Ardian Surbakti, Direktur Administrasi dan Keuangan Sahrim Siregar, serta Direktur Produksi dan Operasional Lamtagon Manalu bersama jajaran terkait.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Silaturahmi tersebut menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun komunikasi yang baik antara Perumda Tirtanadi dan Komando Daerah Angkatan Laut I.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai pentingnya menjaga hubungan baik antarlembaga dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pembangunan daerah.
Direktur Utama Perumda Tirtanadi, Ardian Surbakti, bersama jajaran menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun sinergi dengan berbagai institusi di Sumatera Utara.
Sebagai badan usaha milik daerah, Perumda Tirtanadi memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Karena itu, dukungan dan komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan publik.
Sementara itu, Komando Daerah Angkatan Laut I merupakan salah satu unsur TNI Angkatan Laut yang memiliki peran dalam pelaksanaan tugas pertahanan dan keamanan maritim di wilayah kerjanya.
Hubungan dan komunikasi antarlembaga diharapkan dapat terus terjalin melalui berbagai kesempatan, sehingga tercipta kerja sama yang positif dalam mendukung kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.
Kunjungan tersebut juga mencerminkan pentingnya membangun hubungan harmonis antara institusi pelayanan publik dan lembaga pertahanan negara dalam menjalankan peran masing-masing.
Perumda Tirtanadi sebagai penyelenggara pelayanan air minum di Sumatera Utara terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui penguatan manajemen dan operasional perusahaan.
Dalam menjalankan tugasnya, Tirtanadi membutuhkan dukungan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, instansi vertikal maupun unsur masyarakat, sehingga pelayanan dasar dapat berlangsung secara berkesinambungan.
Silaturahmi kelembagaan seperti ini diharapkan membuka ruang komunikasi yang lebih luas serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.
Melalui pertemuan tersebut, Perumda Tirtanadi menegaskan komitmennya untuk terus menjunjung tinggi semangat kebersamaan, silaturahmi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung pembangunan di Provinsi Sumatera Utara. (wsp.id)
Berita Terkait











































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda