Hadir di Tengah Duka, BMA Salurkan Rp27 Juta untuk Korban Puting Beliung dan Keluarga Korban TenggelamHadir di Tengah Duka, BMA Salurkan Rp27 Juta untuk Korban Puting Beliung dan Keluarga Korban Tenggelam

BANDA ACEH (Waspada.id): Musibah datang tanpa diduga. Dalam hitungan menit, angin5 puting beliung menerjang dan merusak rumah warga di Kompleks Asrama Polisi (Aspol) Polda Aceh, Lamteumen, Kecamatan Jaya Baru.
Di tempat lain, duka yang lebih mendalam menyelimuti empat keluarga yang kehilangan orang tercinta akibat tenggelam saat mandi di Pantai Ujong Batee, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar.
Di tengah cobaan tersebut, Baitul Mal Aceh (BMA) hadir memberikan dukungan melalui penyaluran bantuan tanggap darurat kepada para korban. Sebanyak sembilan penerima, terdiri atas lima kepala keluarga korban angin puting beliung dan empat keluarga korban meninggal dunia akibat tenggelam, menerima bantuan masing-masing sebesar Rp3 juta, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai Rp27 juta.
Selain itu untuk keluarga korban meninggal dunia akibat tenggelam, Baitul Mal Aceh juga menyerahkan bantuan sembako berupa beras, telur, mie instan dan air mineral.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Badan Baitul Mal Aceh, Tgk. H. Muhammad Yunus M. Yusuf, S.H., yang akrab disapa Abon Yunus, di lokasi kejadian, Kamis (6/8/2026).
Turut hadir Anggota Badan BMA, Tgk. Mudawali Ibrahim, S.Ag., M.Pd., serta Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh, Dr. Muhammad Ikhsan Ahyat, S.STP., M.A.P.
Abon Yunus mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Pemerintah Aceh melalui Baitul Mal Aceh bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Menurutnya, meski nilai bantuan tidak sebanding dengan kerugian maupun kehilangan yang dialami para korban, diharapkan dapat sedikit meringankan beban mereka.
"Musibah adalah ketentuan Allah SWT yang tidak dapat diprediksi. Kami turut merasakan duka yang dialami para korban. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan yang mendesak dan menjadi penyemangat agar keluarga tetap tabah menghadapi ujian ini," ujar Abon Yunus.
Ia juga memastikan seluruh bantuan disalurkan secara langsung melalui transfer ke rekening penerima tanpa potongan sedikit pun. Karena itu, masyarakat diminta waspada terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan Baitul Mal Aceh untuk meminta sejumlah uang atau imbalan atas bantuan-bantuan tersebut.
"Tidak ada biaya administrasi maupun potongan apa pun dalam penyaluran bantuan ini. Jika ada oknum yang mengaku dari Baitul Mal Aceh dan meminta uang, jangan dilayani serta segera laporkan kepada kami," tegasnya.
Sementara itu, salah seorang perwakilan penerima bantuan mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Baitul Mal Aceh. Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi penyemangat di tengah masa-masa sulit.
"Terima kasih kepada Baitul Mal Aceh, khususnya Abon Yunus dan seluruh jajaran. Kami tidak mampu membalas semua kebaikan ini. Semoga Allah SWT membalas dengan pahala, kesehatan dan keberkahan kepada semua yang telah membantu kami," pungkasnya penuh haru.(id66)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda