Breaking News
Memuat breaking news...

Hampir Dua Pekan Hilang, Pria 27 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Warga Batang Toru

Redaksi
Redaksi
Minggu, 11 Oktober 2026 - 12.21 PM WIB
Hampir Dua Pekan Hilang, Pria 27 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Warga Batang Toru
Korban ditemukan setelah dua pekan hilang. (Waspada.id/ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

TAPSEL (Waspada.id): Setelah hampir dua pekan dilaporkan hilang, AJN (27), warga Desa Wek IV, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, ditemukan meninggal dunia di areal kebun masyarakat di Desa Wek III, Kecamatan Batang Toru, Kamis (8/10/2026) siang.

Penemuan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang menemukan jenazah di kebun milik almarhum Cirin. Korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga ke Polsek Batang Toru pada 29 September 2026, setelah tidak kembali ke rumah sejak akhir September lalu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Ps. Kapolsek Batang Toru, Iptu Danni M. Sidauruk, langsung mengerahkan personel untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas yang dipimpin Ipda Supriyadi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan korban, di antaranya sepasang sandal dan tas sandang hitam berisi telepon seluler Android serta headset putih. Petugas juga menemukan tali nilon di sekitar pohon tempat korban ditemukan.

“Dari hasil olah TKP, korban ditemukan dalam posisi telungkup. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Batang Toru untuk dilakukan pemeriksaan visum luar,” ujar Iptu Danni, Jumat (9/10/2026).

Berdasarkan keterangan keluarga, AJN terakhir kali diketahui pergi bersama kakaknya, Toni Prandi (35), pada Sabtu (26/9/2026) pagi menggunakan sepeda motor menuju kawasan kebun masyarakat di sekitar Gunung Barani, Desa Wek III. Saat itu, korban menyampaikan memiliki urusan yang harus diselesaikan. Setelah mengantarkan korban, kakaknya meninggalkan lokasi, tetapi AJN tidak kunjung pulang.

Keluarga bersama masyarakat dan personel Polsek Batang Toru kemudian melakukan pencarian ke sejumlah lokasi, termasuk kawasan Gunung Barani. Setelah korban ditemukan, polisi melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan mengumpulkan barang bukti serta keterangan saksi untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Iptu Danni mengatakan, terdapat dugaan sementara bahwa korban meninggal akibat gantung diri. Namun, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut sesuai prosedur penyelidikan. Polisi juga menerima informasi dari keluarga bahwa korban diduga memiliki persoalan utang dengan sejumlah orang.

“Semua informasi terkait persoalan korban masih kami dalami. Keterangan yang diperoleh akan menjadi bagian dari proses penyelidikan,” katanya.

Sementara itu, ayah korban, Bahrum Nasution (63), bersama kakak korban menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah dan telah menerima kejadian tersebut. Meski demikian, penyebab pasti kematian AJN tetap menjadi bagian dari pendalaman kepolisian berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan yang telah dikumpulkan. (id45)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement