Breaking News
Memuat breaking news...

Harga Bahan Pokok Stabil Saat Maulid, Aktivitas Pembeli di Meureudu Masih Sepi

Redaksi
Redaksi
Rabu, 26 Agustus 2026 - 5.20 PM WIB
Harga Bahan Pokok Stabil Saat Maulid, Aktivitas Pembeli di Meureudu Masih Sepi
Suasana lapak pedagang kebutuhan pokok di pasar Kota Meureudu, Pidie Jaya, Rabu (26/8). Meski harga bahan pokok masih normal, aktivitas pembeli disebut masih relatif sepi. Waspada.id/Nasruddin
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEUREUDU (Waspada.id): Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, masih terpantau normal memasuki bulan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Sukri, pedagang Toko Kelontong Sukri di Kota Meureudu, mengatakan hingga saat ini belum terjadi kenaikan harga bahan pokok yang signifikan. Namun, kondisi berbeda terlihat dari aktivitas pembeli yang masih relatif sepi.

“Kita kurang tahu apakah masyarakat belum masuk masa Maulid di gampong atau ekonomi sedang merosot saat ini,” ujar Sukri, Rabu (26/8).

Menurut Sukri, perayaan Maulid di Aceh biasanya berlangsung cukup meriah dan dapat berlangsung hingga tiga bulan. Karena itu, peningkatan permintaan kebutuhan pokok belum terlalu terasa pada awal bulan Maulid.

“Kita melihat bulan Maulid yang paling meriah cuma di Aceh, sampai tiga bulan. Jadi untuk harga kebutuhan masih stabil masuk bulan Maulid ini,” katanya.

Ia menambahkan, kenaikan harga bahan pokok biasanya lebih terasa menjelang bulan Ramadan. Kondisi tersebut terjadi setiap tahun seiring meningkatnya permintaan masyarakat.

Untuk saat ini, kata Sukri, harga kebutuhan pokok masih normal, sementara daya beli masyarakat dan jumlah pembeli di tokonya belum menunjukkan peningkatan berarti. (Nas)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement