Breaking News
Memuat breaking news...

Harga Cabai Rawit Masih Tinggi di Pasar Bakaran Batu Lubukpakam

Redaksi
Redaksi
Jumat, 24 Juli 2026 - 10.48 AM WIB
Harga Cabai Rawit Masih Tinggi di Pasar Bakaran Batu Lubukpakam
Suasana Pasar Bakaran Batu, Kecamatan Lubukpakam, Jumat (24/7/26). (Waspada.id/Syahril)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LUBUKPAKAM (Waspada.id): Harga cabai rawit masih bertahan tinggi di Pasar Bakaran Batu, Kecamatan Lubukpakam, meski mengalami penurunan tipis.

"Cabai rawit sekarang Rp57.000 per kilogram. Sebelumnya masih Rp60.000 per kilogram. Ini masih tetap mahal,” kata Wati, salah seorang pedagang sayur, Jumat (24/7/26)

Begitu juga cabai merah juga turun tipis dari Rp39.000 menjadi Rp38.000 per kilogram. Bawang putih masih stabil Rp28.000 per kilogram, sedangkan bawang merah bertahan di angka Rp24.000 per kilogram.

Penurunan cukup signifikan terjadi pada cabai hijau yang kini dijual Rp24.000 per kilogram dari sebelumnya Rp30.000 per kilogram.

Namun, harga cabai caplak justru mengalami kenaikan. Komoditas tersebut kini dijual Rp62.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp58.000 per kilogram.

“Kalau cabai caplak sekarang Rp62.000, naik dari sebelumnya Rp58.000 per kilo,” sebut Wati.

Harga tomat juga turun cukup tajam. Saat ini tomat dijual Rp14.000 per kilogram, dari sebelumnya mencapai Rp22.000 per kilogram.

Untuk komoditas protein hewani, harga ayam potong masih berada di kisaran Rp32.500 per kilogram.

Sementara harga daging sapi tetap bertahan Rp140.000 per kilogram.

“Harga daging sapi masih tetap Rp140 ribu per kilo,” jelas Riki, pedagang daging sapi.

Di sektor minyak goreng, Minyakita bersubsidi dijual antara Rp15.500 hingga Rp15.700 per liter.

Sementara minyak goreng kemasan premium Sunco dibanderol Rp24.000 per liter dan Bimoli Rp23.000 per liter.

Adapun harga gula pasir berada di angka Rp18.000 per kilogram.(Id.28/syahril)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement