Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Hadir Lebih Dekat untuk Melayani, Melindungi dan Memberdayakan Pekerja


P.SIDIMPUAN (Waspada.id) : Bagi BPJS Ketenagakerjaan, kesejahteraan pekerja dan keluarganya merupakan tujuan utama dari setiap perlindungan jaminan sosial yang diberikan. Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya ditujukan untuk memberikan perlindungan ketika pekerja menghadapi risiko, tetapi juga memastikan mereka dapat bangkit dan melanjutkan kehidupan secara mandiri setelah menerima manfaat.
Semangat tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 yang dilaksanakan secara serentak oleh BPJS Ketenagakerjaan di seluruh Indonesia, Jumat (4/9/2026)
Momentum Harpelnas tahun ini tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi menjadi kesempatan bagi seluruh jajaran BPJS Ketenagakerjaan untuk hadir lebih dekat dengan peserta melalui pelayanan yang lebih personal, responsif, dan memberikan manfaat nyata.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padangsidimpuan, Christian Natanael Sianturi turut memberikan pelayanan kepada peserta Program BPJS Ketenagakerjaan di Harpelnas 2026, Jumat (4/9/2026).Waspada.id/Ist
Di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Padangsidimpuan, Kepala Kantor Cabang, Christian Natanael Sianturi turut hadir langsung memberikan pelayanan kepada peserta. Salah satunya dengan melakukan pendampingan kepada peserta yang sedang melakukan proses klaim Jaminan Hari Tua (JHT).
Kehadiran pimpinan secara langsung tersebut menjadi bentuk komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan peserta mendapatkan pengalaman layanan yang mudah, cepat, dan sesuai dengan kebutuhannya.
Christian mengatakan, jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan kehidupan pekerja dan keluarganya. Perlindungan tersebut menjadi semakin penting karena pekerja dapat menghadapi berbagai risiko dalam perjalanan kehidupannya, mulai dari kecelakaan kerja, kehilangan pekerjaan, memasuki usia tua, hingga risiko meninggal dunia.
“Jaminan sosial ketenagakerjaan bukan hanya tentang manfaat yang diterima ketika terjadi risiko. Lebih dari itu, kami ingin memastikan pekerja dan keluarganya memiliki rasa aman serta kemampuan untuk melanjutkan kehidupan setelah menghadapi berbagai risiko tersebut,” ujar Christian.
Dalam rangka memperingati Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Padangsidimpuan juga menghadirkan sejumlah kegiatan yang berorientasi pada peningkatan pengalaman dan kedekatan dengan peserta.

Peringati Harpelnas 2026, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padangsidimpuan, Christian Natanael Sianturi memberikan bingkisan kepada peserta yang mengajukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT), Jumat (4/9/2026). Waspada.id/Ist
Kegiatan tersebut antara lain Customer Experience Day, berupa pelayanan dan pendampingan khusus kepada peserta di Kantor Cabang, edukasi dan pendampingan aktivasi aplikasi JMO (Jamsostek Mobile), sosialisasi manfaat program BPJS Ketenagakerjaan sekaligus perluasan kepesertaan, kegiatan jemput bola melalui Grebek Komunitas kepada kelompok pekerja potensial, serta Showcase Produk PEKA, yaitu kegiatan yang menampilkan hasil usaha penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan ingin memastikan bahwa hubungan dengan peserta tidak berhenti pada saat pendaftaran ataupun ketika manfaat jaminan sosial dibayarkan. Sebaliknya, BPJS Ketenagakerjaan berupaya membangun hubungan yang berkelanjutan dengan peserta dan keluarganya.
Semangat tersebut salah satunya tergambar dari kisah Nurjannah Matondang, ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan yang berusaha kembali menata kehidupan keluarganya setelah kehilangan sang suami.
Setelah menerima manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan, Nurjannah mendapatkan pendampingan melalui program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA). Program tersebut memberikan kesempatan bagi penerima manfaat untuk mendapatkan pelatihan, pengetahuan, serta pendampingan sebagai bekal dalam membangun kembali kemandirian ekonomi.
Dengan bekal yang diperoleh melalui program tersebut, Nurjannah secara perlahan mulai bangkit dan merintis usaha kue tradisional. Usaha tersebut kini menjadi salah satu sumber penghidupan yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarganya sekaligus membuka peluang untuk berkembang secara lebih mandiri.
Pada momentum Harpelnas 2026, produk usaha Nurjannah turut dipamerkan dan dipasarkan di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Padangsidimpuan bersama produk penerima manfaat PEKA lainnya.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padangsidimpuan, Christian Natanael Sianturi foto bersama dengan peserta program PEKA, yang produknya dijadikan souvenir di Hari Pelanggan Tahun 2026, Jumat (4/9/2026). Waspada.id/Ist
Bagi Christian, kisah tersebut menjadi gambaran nyata bahwa manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan dapat memberikan dampak yang lebih luas dari sekadar perlindungan ketika risiko terjadi.
“Melalui PEKA, kami ingin penerima manfaat tidak hanya mendapatkan perlindungan ketika menghadapi risiko, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk kembali berdaya dan membangun kehidupan yang lebih mandiri. Kisah Ibu Nurjannah menjadi salah satu contoh bahwa dari sebuah perlindungan, dapat tumbuh semangat untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan,” ungkap Christian.
Semangat tersebut sejalan dengan konsep Value Beyond Protection yang terus didorong BPJS Ketenagakerjaan. Melalui prinsip Melayani, Melindungi, dan Memberdayakan (3M), BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada peserta, memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, serta mendorong peserta dan keluarganya agar mampu kembali berdaya setelah menghadapi risiko.
Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat menegaskan bahwa keberadaan BPJS Ketenagakerjaan harus mampu memberikan nilai yang lebih luas bagi pekerja dan keluarganya.
“Perlindungan merupakan fondasi utama, namun kami ingin manfaat BPJS Ketenagakerjaan dapat memberikan nilai yang lebih jauh. Ketika seorang pekerja atau ahli waris menghadapi risiko, manfaat yang diterima diharapkan dapat menjadi titik awal untuk kembali bangkit, mandiri, dan melanjutkan kehidupan,” ujar Saiful.
Menurutnya, semangat tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman peserta yang semakin baik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap jaminan sosial ketenagakerjaan.
Melalui momentum Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya hadir ketika peserta membutuhkan manfaat, tetapi juga hadir dalam setiap perjalanan pekerja melalui pelayanan, perlindungan, dan pemberdayaan.
“Harpelnas ini bukan sekadar momentum satu hari. Kami ingin terus proaktif melayani, memperluas perlindungan, sekaligus memastikan manfaat yang diterima peserta dapat memberikan dampak yang berkelanjutan bagi kehidupan mereka dan keluarganya,” kata Saiful.
Ia berharap seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan semakin memahami manfaat perlindungan yang dimiliki dan tidak ragu memanfaatkan berbagai layanan yang telah disediakan.
“Selamat Hari Pelanggan Nasional 2026 kepada seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan. Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami. Kami akan terus hadir untuk memberikan pelayanan terbaik, memperluas perlindungan, serta bersama-sama mewujudkan pekerja dan keluarga Indonesia yang lebih sejahtera,” tutup Saiful. (id46)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda