Hendak Jenguk Suami di Rutan Medan, Istri Ketahuan Bawa Sabu dan Ekstasi


MEDAN (Waspada.id): Seorang perempuan berinisial ES kedapatan membawa dua paket yang diduga narkotika jenis sabu dan tiga butir pil yang diduga ekstasi (inex) saat hendak menjenguk suaminya yang menjadi warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan.
Barang terlarang tersebut ditemukan petugas saat melakukan pemeriksaan badan dan barang bawaan pengunjung di area layanan kunjungan. Dua paket diduga sabu dan tiga butir pil yang diduga ekstasi itu ditemukan di dalam dompet ES.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.KPR) Kelas I Medan, Yoslan J.H. Doloksaribu, mengatakan pemeriksaan terhadap setiap pengunjung dan barang bawaannya merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan.
“Petugas kami selalu melaksanakan pemeriksaan secara cermat terhadap setiap pengunjung dan barang bawaannya. Hal ini merupakan langkah preventif untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam rutan. Kami berkomitmen untuk menjalankan prosedur pengamanan secara konsisten tanpa mengabaikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Yoslan dalam keterangan tertulis diterima www.waspada.id, Selasa (20/10).
Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak Rutan Kelas I Medan berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polsek Helvetia untuk penanganan lebih lanjut. Kasus tersebut selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani proses penyidikan dan pemeriksaan sesuai dengan prosedur serta ketentuan hukum yang berlaku.
Penggagalan tersebut menjadi bagian dari upaya Rutan Kelas I Medan memperketat pengawasan terhadap layanan kunjungan guna mencegah masuknya barang-barang terlarang, khususnya narkotika, ke dalam lingkungan rutan.
Pihak Rutan Kelas I Medan menegaskan akan terus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat pengawasan untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Langkah tersebut juga dilakukan guna memastikan seluruh layanan kunjungan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.(Fes)
Berita Terkait



































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda