Herdman Janji Perbaiki Kualitas TimnasHerdman Janji Perbaiki Kualitas Timnas

JAKARTA (Waspada.id): Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman (foto), berjanji membenahi skuad Garuda demi punya semangat baru setelah gagal melaju ke babak semifinal Piala AFF 2026.
"Kami akan membenahi semua itu dan kembali dengan semangat baru, benar-benar semangat yang baru," kata John Herdman dalam keterangan resmi dikutip Minggu (9/8).
Timnas Indonesia harus angkat koper dari Piala AFF 2026 setelah ditahan 1-1 oleh Singapura di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8) malam. Meskipun tidak puas dengan kepemimpinan wasit dalam laga itu, Hermand menganggap pembahasan tentang wasit tidak perlu dilanjutkan karena hanya akan membuatnya dalam masalah.
Pelatih asal Inggris itu menjelaskan tim asuhannya tampil mendominasi pertandingan dalam laga itu. Tapi, harus diakui Singapura memiliki lini pertahanan terorganisir dengan baik.
"Kami memiliki cukup peluang untuk memenangkan pertandingan itu. Kami memiliki cukup penguasaan bola, cukup kontrol dan terkadang dewa sepakbola tidak akan memberi apa yang kami inginkan," katanya.
Herdman berharap semua pihak bersabar menantikan trofi pertama timnas di bawah asuhannya. Setelah kegagalan di Piala AFF, Timnas Indonesia akan melanjutkan persiapan menghadapi ajang FIFA ASEAN Cup pada September-Oktober 2026.
Ajang itu, kata dia, menjadi kesempatan emas bagi skuad Garuda untuk berkembang lebih baik setelah memetik pelajaran dari Piala AFF 2026.
Indonesia juga akan bertemu lagi dengan Singapura di FIFA ASEAN Cup karena sama-sama berada di grup A bersama Malaysia dan India. "Saya sudah tidak sabar untuk kembali menghadapi Singapura. Saat itu pasti akan tiba," katanya.
Herdman mengatakan pelajaran terpenting dari kegagalan dalam Piala AFF 2026, adalah bagaimana mengendalikan emosi dan tetap fokus pada tugas yang ada. Menurutnya, sebagian besar hal itu telah dilakukan oleh para pemain timnas.
Tom Haye dan kawan-kawan, lanjutnya, sudah melakukan segalanya, hanya saja belum berhasil mencetak gol kedua.
Herdman menambahkan para pemain timnas mengakui kesalahan-kesalahan kecil yang merugikan tim. "Hal-hal (kesalahan kecil) itu tidak akan lagi kita lihat pada turnamen mendatang," katanya. (id08)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda