Breaking News
Memuat breaking news...

Hindari Kepadatan Mina, Jemaah Kloter 5 KNO Dibagi Dua Gelombang Lontar Jumrah

Redaksi
Redaksi
Jumat, 29 Mei 2026 - 7.23 AM WIB
Hindari Kepadatan Mina, Jemaah Kloter 5 KNO Dibagi Dua Gelombang Lontar Jumrah
Jemaah haji Kloter 5 KNO saat di tenda Mina, Kamis (28/5/2026).Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Untuk menghindari kepadatan jemaah haji di Mina dalam rangka melontar jumrah, jemaah Kloter 5 KNO dibagi menjadi dua gelombang. Kondisi saling berdesakan menjadi pemandangan yang tidak bisa dihindari saat puncak haji, baik di Arafah dan Muzdalifah terutama di terowongan Mina.

Hal itu disampaikan salah seorang jemaah haji Kloter 5 KNO juga Ketua Ketua Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al Multazam Asy Syafii, Dr Hj Alya Rahmayani Siregar, SAg, MSos dalam laporannya kepada Waspada.id langsung dari Arab Saudi, Kamis (28/5/2026) malam.

"Inikan jemaah kita dari Muzdalifah ke Mina terus melontar ke jumrah di tanggal 10 Dzulhijjah kemarin terbagi kepada 2, yang pertama setelah melontar Aqobah kembali ke tenda Mina, dan ada yang Tanazzul kembali ke hotel dengan cara mandiri mulai dari transportasi dan makan selama di hotel jemaah sendiri menanggung dan ini atas kemauan jemaah," ujar Alya Rahmayani Siregar yang akrab disapa Umi Alya ini.

Umi Alya menyebut, hal ini dilakukan mengingat padatnya di Mina. "Untuk mengurangi kepadatan di tenda Mina serta membuat jemaah yang tinggal di tenda juga nyaman," ungkapnya.

Jemaah Kloter 5 KNO ini berasal dari KBIHU Multazam Asy Syafii Kota Medan bersama jemaah dari Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), dibimbing oleh Ustadz H Hamdan Sukri Harahap, SH, MH dan para PPIH terdiri dari Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah dan Dokter Kesehatan beserta PHD Provinsi Sumatera Utara berjumlah 358 jemaah.

Petugas Kloter 5 KNO ini terdiri dari Rahmadsyah Siregar (Pimpinan Kloter), Anwar Budi (Pembimbing Ibadah), Rusdy Shaleh Harahap (Dokter Kloter), Lislianti Siregar (Paramedis), Erri Zulkifli Siregar dan Nikmal Fauzi Lubis (Petugas Haji Daerah). Turut serta dalam Kloter 5 ini pembina sekaligus pembimbing KBIHU Multazam Asy Syafii, Buya Dr KH Syafii Siregar, Lc, MA.

Dalam kesempatan itu, Umi Alya melaporkan bahwa kondisi 358 jemaah haji Kloter 5 KNO ini dalam keadaan baik. "Alhamdulillah jemaah sehat sampai dengan hari ini," ucap Umi Alya yang tengah sibuk membawa jemaah yang Tanazzul balik ke hotel.

Umi Alya menambahkan bahwa ba’da magrib Waktu Arab Saudi tadi jemaah bergerak ke jumrah. Seperti diketahui, pergerakan ke jamarat (lokasi pelemparan jumrah) menempuh jarak berjalan kaki sekitar 4,5 km dari tenda maktab di Mina. Jemaah harus mematuhi jadwal yang ditetapkan otoritas untuk mencegah kepadatan ekstrem dan sengatan panas (cuaca panas) terutama siang hingga sore hari, sembari melantunkan takbir pada setiap lemparan.(id96)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement