Hipemabdya Beri Rapor Hijau Setahun Safaruddin-Zaman AkliHipemabdya Beri Rapor Hijau Setahun Safaruddin-Zaman Akli

BLANGPIDIE (Waspada.id): Himpunan Pelajar Mahasiswa Aceh Barat Daya (Hipemabdya), memberikan Rapor Hijau kepada Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli, sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian kinerja selama satu tahun masa kepemimpinan.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Gunongan Kupi, Rabu (21/7) malam lalu. Rapor Hijau diserahkan langsung oleh Ketua Hipemabdya, Syahrol Ramadhan, kepada Bupati Safaruddin, di hadapan jajaran Pemerintah Kabupaten Abdya.
Syahrol menjelaskan, penilaian itu merupakan hasil evaluasi organisasi mahasiswa, terhadap implementasi visi dan misi kepala daerah, serta realisasi program pembangunan selama setahun terakhir.
Menurutnya, proses penilaian dilakukan melalui kajian terhadap dokumen perencanaan pembangunan daerah, tingkat realisasi program, hingga dampaknya terhadap masyarakat, bukan berdasarkan penilaian subjektif. "Kami menelaah setiap indikator dalam dokumen visi-misi, melihat capaian program dan manfaatnya bagi masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan tren yang positif, sehingga kami memberikan Rapor Hijau," kata Syahrol.
Ia menilai, berbagai indikator pembangunan memperlihatkan kemajuan, mulai dari pelaksanaan program prioritas, peningkatan pelayanan publik, hingga komitmen pemerintah daerah membangun fondasi pembangunan yang berkelanjutan.
Meski memberikan apresiasi, Hipemabdya menegaskan akan tetap menjalankan fungsi kontrol sebagai mitra kritis pemerintah. Organisasi mahasiswa itu berkomitmen terus menyampaikan kritik, masukan, dan rekomendasi konstruktif demi mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Abdya.
Menanggapi penilaian tersebut, Bupati Safaruddin menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Hipemabdya. Ia menilai penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi pemerintah daerah, untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. "Kami selalu membuka ruang dialog dengan mahasiswa. Kritik, saran, dan gagasan yang membangun sangat kami butuhkan sebagai bahan evaluasi agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," ujar Safaruddin.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Abdya berkomitmen menjaga komunikasi dan kolaborasi dengan kalangan akademisi,serta mahasiswa sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang partisipatif, transparan, dan responsif terhadap aspirasi publik.(id82)






























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda