Honda Indako Dorong Budaya Modifikasi PositifHonda Indako Dorong Budaya Modifikasi Positif

MEDAN (Waspada.id): Penertiban penggunaan knalpot brong yang diiringi edukasi tertib berlalu lintas oleh Satlantas Polres Kabupaten Batu Bara belakangan menjadi perhatian masyarakat. Langkah tersebut menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keselamatan, kenyamanan, dan ketertiban bersama di jalan raya.
Menyikapi berkembangnya perhatian terhadap hal tersebut, PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara mengajak masyarakat untuk memandang modifikasi sepeda motor sebagai wadah kreativitas yang tetap memperhatikan aspek keselamatan, fungsi kendaraan, dan kenyamanan pengguna jalan lainnya.
Gunarko Hartoyo, Corporate and Marketing Communication Manager PT Indako Trading Coy, mengatakan bahwa modifikasi merupakan bagian dari budaya otomotif yang terus berkembang dan memiliki banyak sisi positif ketika dilakukan secara bijak.
"Honda menghargai kreativitas para pecinta sepeda motor dalam memodifikasi kendaraannya. Namun, kreativitas tersebut akan semakin bernilai ketika tetap memperhatikan aspek keselamatan, kenyamanan berkendara, serta penggunaan komponen yang sesuai dengan peruntukannya," ujar Gunarko, Rabu (5/8).
Menurutnya, penggunaan komponen yang tepat tidak hanya membantu menjaga performa sepeda motor, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara maupun masyarakat di sekitarnya. Karena itu, edukasi mengenai pentingnya perawatan berkala dan penggunaan suku cadang yang sesuai spesifikasi terus disampaikan kepada konsumen salah satunya melalui jaringan AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) di Sumatera Utara.
Semangat tersebut juga tercermin dalam penyelenggaraan Honda Modif Contest, yang akan kembali dihadirkan pada 16 Agustus 2026 mendatang sebagai ruang bagi para pecinta modifikasi untuk menampilkan kreativitas dan inovasi. Ajang ini mengedepankan karya modifikasi yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memperhatikan fungsi kendaraan, kualitas pengerjaan, serta aspek keselamatan dalam berkendara.
Melalui kegiatan tersebut, Honda ingin menunjukkan bahwa modifikasi dapat menjadi sarana mengekspresikan kreativitas sekaligus menginspirasi lahirnya budaya modifikasi yang positif di kalangan masyarakat. Kreativitas dan keselamatan bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan dapat berjalan beriringan ketika dilakukan secara bertanggung jawab.
Ke depan, PT Indako Trading Coy akan terus menghadirkan berbagai kegiatan edukasi keselamatan berkendara melalui kampanye #cari_aman, sekaligus membuka ruang kolaborasi bersama komunitas sepeda motor agar budaya berkendara yang aman, tertib, dan saling menghargai semakin tumbuh di Sumatera Utara. (rel)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda