Honda Semarakkan Gebyar Pendidikan Sumut 2026 Lewat Edukasi Vokasi Dan TeknologiHonda Semarakkan Gebyar Pendidikan Sumut 2026 Lewat Edukasi Vokasi Dan Teknologi

MEDAN (Waspada.id): Sebagai wujud komitmen dalam mendukung pengembangan pendidikan, khususnya dunia vokasi, PT Indako Trading Coy turut ambil bagian dalam Gebyar & Expo Pendidikan 2026 Provinsi Sumatera Utara yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada 2–4 Mei 2026 di Lapangan Astaka, Deliserdang.
Gunarko
Hartoyo, Corporate & Marketing Communication Manager PT Indako Trading Coy,
menyampaikan bahwa partisipasi Honda dalam kegiatan ini merupakan bagian dari
upaya berkelanjutan dalam mendukung dunia pendidikan
“Melalui
Semangat Satu Hati, Honda berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam
menciptakan sinergi antara dunia industri dan pendidikan. Kami percaya bahwa
pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang
siap kerja dan berdaya saing tinggi,” ujar Gunarko Hartoyo, Rabu (6/5).
Kegiatan
yang mengusung tema “Transformasi Pendidikan Sumatera Utara melalui Inovasi,
Kolaborasi dan Digitalisasi” ini menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah,
dunia pendidikan dan industri dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya
manusia.
Acara yang
dibuka langsung Gubsu M. Bobby Afif Nasution dengan dihadiri Wagubsu H. Surya
serta Alexander Sinulingga selaku Kepala Dinas Pendidikan Sumut ini diisi
serangkaian kegiatan untuk memeriahkan acara.
Rangkaian
kegiatan dimaksud di antaranya pemecahan rekor MURI lukisan kolaborasi
terpanjang oleh pelajar SMA/SMK/SLB se-Sumatera Utara, expo pendidikan, gebyar
seni dan budaya, olimpiade siswa, games edukatif, panggung hiburan, hingga
bazaar.
Honda
melalui PT Indako Trading Coy menghadirkan beragam aktivitas yang berfokus pada
edukasi dan penguatan kompetensi generasi muda. Booth Satu Hati Education
Program menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung, khususnya pelajar, yang
menunjukkan antusiasme tinggi terhadap berbagai aktivitas yang dihadirkan.
Satu Hati
Education Program (SHEP), merupakan implementasi nyata Honda yang berfokus pada
pengembangan kurikulum berbasis industri serta peningkatan kompetensi siswa
agar siap terjun ke dunia kerja. Sinergi Honda terhadap pendidikan vokasi dalam
kegiatan ini ditunjukkan dalam bentuk booth eksibisi kolaborasi dengan SMKN 2
Medan, di mana ditampilkan teknologi dan hasil karya siswa jurusan teknik
sepeda motor.
Pada
kesempatan yang sama, Honda juga menghadirkan sejumlah aktivitas unggulan
lainnya adalah Honda Riding Trainer (HRT) yang memberikan pengalaman simulasi
berkendara sekaligus #cari_aman melalui edukasi keselamatan di jalan.
Selain itu,
Honda juga menghadirkan pameran unit kendaraan listrik (EV) sebagai bentuk
pengenalan teknologi masa depan yang ramah lingkungan bagi dunia edukasi.
Sebagai
bukti kolaborasi dunia usaha dengan dunia pendidikan, juga menghadirkan layanan
servis gratis bagi pengunjung yang dilakukan oleh siswa siswa SMK yang telah
mendapat pengetahuan dan pembelajaran teknis program SHEP di bawah bimbingan
teknisi berpengalaman.
Keterlibatan
siswa ini menjadi bagian dari pembelajaran langsung di lapangan, sehingga
mereka dapat memperoleh pengalaman praktis sekaligus meningkatkan kompetensi di
bidang otomotif serta sebagai bukti keberhasilan kolaborasi dunia usaha dengan
dunia pendidikan.
Armayadi
selaku Technical Training Service Manager menambahkan bahwa pendekatan edukasi
yang dilakukan Honda tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga pada
aspek keselamatan dan kesiapan kerja.
“Antusiasme
pengunjung, khususnya pelajar terhadap informasi teknologi yang kami hadirkan
menjadi bukti bahwa kolaborasi ini memberikan dampak positif. Kami berharap
pengalaman ini dapat memperkuat pemahaman dan minat para siswa terhadap dunia
pendidikan khususnya otomotif,” ungkapnya. (rel)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda