Hujan dan Angin Kencang Lhokseumawe Tumbangkan 30 Pohon, Rusak 27 Kios dan 1 Rumah


LHOKSEUMAWE (Waspada.id): Cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang yang melanda Kota Lhokseumawe pada Minggu (25/10) malam mengakibatkan 30 pohon tumbang, 27 unit kios rusak, dan satu rumah warga mengalami kerusakan. Pemerintah Kota melalui BPBD bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan.
Berdasarkan laporan sementara Pusdalops PB BPBD Lhokseumawe, dari 30 pohon yang tumbang, sebanyak 28 berada di kawasan Waduk Pusong, satu pohon di depan KUA Gampong Keude Aceh, dan satu pohon di depan Pos RAPI Gampong Mon Geudong — semuanya di Kecamatan Banda Sakti.

Pohon-pohon yang tumbang dilaporkan menimpa bangunan, kendaraan, dan sempat menghambat akses jalan. Sementara itu, 27 kios di kawasan Waduk Pusong mengalami kerusakan akibat angin kencang, begitu pula satu unit rumah di Gampong Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD menerima informasi kejadian pada pukul 20.30 WIB dan merespons hanya dalam waktu sekitar lima menit. Dua unit kendaraan operasional segera dikerahkan untuk evakuasi dan penanganan di lokasi.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Lhokseumawe, Said Bachtiar, S.T., M.T., bersama Kepala DLH Bukhari, S.Sos., M.Si., Plt. Kepala Prokopim Musliadi, S.E., dan Kepala Bagian Umum Mulkan, S.T., serta jajaran terkait turun langsung memimpin pembersihan pohon tumbang di kawasan Waduk Pusong. Penanganan melibatkan personel TRC BPBD, TNI, Polri, Redkar, RAPI, ERPA, dan warga setempat.

Hingga pukul 23.36 WIB, pendataan dampak masih berlangsung. Jumlah korban luka maupun kerugian materiil belum dipastikan secara final. Pemerintah Kota mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca buruk dan berhati-hati melintasi lokasi pembersihan. Warga diminta segera melaporkan kondisi yang membahayakan keselamatan ke pihak berwenang.(id72)
Berita Terkait




































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda