Breaking News
Memuat breaking news...

HUT Kabupaten Nias Selatan Ke-23, Fadli Zon: Jadikan Budaya Sebagai Pondasi Membangun Masa Depan

Redaksi
Redaksi
Rabu, 29 Juli 2026 - 12.14 AM WIB
HUT Kabupaten Nias Selatan Ke-23, Fadli Zon: Jadikan Budaya Sebagai Pondasi Membangun Masa Depan
Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Nias Selatan ke 23 bertempat di Lapangan Orurusa Telukdalam, Selasa (28/7). Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TELUKDALAM, Nisel (Waspada.id): Menteri Kebudayaan (Menbud) Republik Indonesia, Fadli Zon dalam kunjungan kerja (Kunker) di Kepulauan Nias, berkesempatan menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Nias Selatan yang ke-23 yang pelaksanaannya dipusatkan di Lapangan Orurusa Telukdalam, Selasa (28/7).

Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Nias Selatan yang ke-23 tahun ini mengusung tema yang sangat bermakna, yaitu “Talabu Bersama Membangun Nias Selatan”. Semangat gotong royong dan kebersamaan ini menjadi pijakan utama dalam melangkah maju.

Fadli Zon pada kesempatan itu turut menyampaikan sambutan. Dia mengatakan dalam konteks pembangunan, kebudayaan bukanlah pelengkap, melainkan pondasi utama. Nias Selatan dianugerahi kekayaan warisan budaya benda dan bukan benda yang luar biasa, mulai dari arsitektur Omo Sebua (Rumah Adat), tradisi Fahombo, hingga ragam seni perayaan masyarakat.

"Membangun Nias Selatan secara berkelanjutan berarti memastikan kemajuan daerah berjalan seiring dengan pemuliaan nilai-nilai adat dan budaya leluhur," kata Fadli Zon.

Pada bagian lain Fadli Zon mengatakan Kawasan Cagar Budaya Peringkat Nasional Bawömataluo bukan hanya milik Nias Selatan, melainkan warisan berharga bagi peradaban dunia. Karena itu, pelestarian berkelanjutan harus terus kita jaga dengan mempertahankan keaslian, nilai spiritual, dan struktur adat setempat.

Dia menyebutkan Kementerian Kebudayaan berkomitmen penuh mendukung pelindungan dan pemajuan cagar budaya ini agar dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat adat, tanpa mengikis nilai-nilai luhur leluhur.

Selanjutnya, semangat kebersamaan Talabu ini juga harus diwujudkan dalam penguatan kegiatan budaya daerah, termasuk keberlanjutan ajang seperti Festival Budaya dan Adat "Gema Budaya Hilifamaedodanö".

Kita berharap perayaan kebudayaan terus berjalan lancar, khidmat, serta menjadi wadah pelestarian sekaligus regenerasi bagi generasi muda Nias. Kegiatan semacam ini harus menjadi panggung besar yang mengenalkan keagungan budaya serta peradaban megalitikum Nias Selatan ke tingkat nasional hingga internasional, harap Fadli Zon.

"Mari kita jadikan momentum Peringatan Hari Jadi ke-23 ini untuk memperkuat sinergi dan jati diri bangsa melalui kebudayaan. Budaya bukan sekadar kenangan masa lalu, melainkan pondasi untuk membangun masa depan Nias Selatan yang sejahtera, berdaya saing, dan berkarakter. Dirgahayu Kabupaten Nias Selatan ke-23. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa merestui setiap ikhtiar kita dalam membangun daerah dan melestarikan budaya bangsa," tandas Fadli Zon mengakhiri.

Sementara Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia pada sambutannya mengajak masyarakat saling bergandengan tangan bersama pemerintah daerah untuk menjadi 3Ko (Komunikasi, Koordinasi, dan Kolaborasi) serta Nias Selatan Rumah Kita.

Sokhiatulo Laia bangun komunikasi yang terbuka, koordinasi yang efektif, dan kolaborasi yang nyata sebagai budaya dalam membangun daerah. Semangat inilah yang harus terus kita hidupkan agar setiap langkah pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat, pungkasnya.

Sokhiatulo Laia memaparkan selama 23 tahun perjalanan Kabupaten Nias Selatan, berbagai capaian telah diraih. Infrastruktur terus berkembang, pelayanan publik semakin ditingkatkan, sektor pendidikan dan kesehatan terus dibenahi, perekonomian masyarakat terus didorong melalui pemberdayaan UMKM, pertanian, perikanan, dan pariwisata, serta berbagai program pembangunan lainnya yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup

masyarakat.

Namun demikian, juga disadari bahwa masih banyak tantangan yang harus kita hadapi bersama. Oleh sebab itu, kita tidak boleh berpuas diri. Kita harus terus bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja bersama

untuk mewujudkan Nias Selatan yang semakin maju, mandiri, berdaya saing, dan sejahtera.

"Mari kita tanamkan dalam hati bahwa Nias Selatan adalah rumah kita. Rumah yang harus kita jaga bersama. Rumah yang harus kita rawatbdengan semangat persaudaraan, toleransi, kebersamaan, serta rasa

memiliki, ajak Sokhiatulo Laia.

Tak lupa Sokhiatulo Laia, atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan

pengabdian, dukungan, dan kerja keras bagi pembangunan Kabupaten Nias Selatan selama ini.Semoga semangat Hari Jadi Kabupaten Nias Selatan ke-23 menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berkarya, memperkuat persatuan, dan menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat," tandas Sokhiatulo Laia. (id60)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement