Breaking News
Memuat breaking news...

IAEB, UUM Malaysia dan 11 Kampus Indonesia Gelar Pengabdian Masyarakat Lintas Batas di Perlis–Kedah

Redaksi
Redaksi
Selasa, 27 Oktober 2026 - 8.09 PM WIB
IAEB, UUM Malaysia dan 11 Kampus Indonesia Gelar Pengabdian Masyarakat Lintas Batas di Perlis–Kedah
Peserta KKN Internasional, Rabu (21/10). Waspada.id/Muhammad Mulia Bakti
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

BINJAI (Waspada.id): International Association of Economic and Business (IAEB) bersama Universiti Utara Malaysia (UUM) dan 11 perguruan tinggi dari Indonesia melaksanakan program pengabdian masyarakat internasional di Kampung Tengah, Seberang Ramai, Kuala Perlis, serta di kawasan Kedah, Malaysia, pada 20–21 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas batas antara dosen dan mahasiswa IAEB serta UUM yang berfokus pada penguatan ekonomi masyarakat, pendidikan, dan pemulihan lingkungan. Rangkaian kegiatan mengusung tema "Sustainable Global Development".

Program di Kampung Tengah mencakup tiga hal utama: pendampingan literasi bagi anak-anak, penguatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) khususnya Kue Kipas dalam hal produksi dan pemasaran, serta revitalisasi fisik lingkungan berupa pengecatan rumah warga, pagar tembok, dan warung-warung di sepanjang kampung.

Hendra Harmain menjelaskan kepada Waspada.id bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengintegrasikan aspek edukasi, penguatan ekonomi lokal, dan perbaikan lingkungan guna menghasilkan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

"Kampung ini merupakan bagian dari rute wisata utama di wilayah utara Malaysia. Estetika kampung sangat berperan dalam menarik minat wisatawan," ujar Hendra, Senin (27/10).

IAEB, UUM Malaysia dan 11 Kampus Indonesia Gelar Pengabdian Masyarakat Lintas Batas di Perlis–Kedah

Kegiatan Mahasiswa KKN Internasional.

Dosen dan mahasiswa bersama warga melaksanakan kerja bakti massal yang disebut colourful revitalization. Pengecatan dilakukan dengan pemilihan warna yang disesuaikan dengan konsep kampung wisata yang ceria, bersih, dan memiliki karakter unik.

Sementara itu, pada 21 Oktober, peserta mengunjungi Agro Farm SEFB dan Proyek Tanaman Cabai Fertigasi UniMADANI yang dikembangkan UUM di Kedah. Mahasiswa tidak hanya belajar pertanian konvensional, tetapi mempraktikkan sistem tanam fertigasi — teknik penanaman yang mengalirkan air dan nutrisi pupuk secara bersamaan melalui sistem tetes.

"Melalui praktik ini, mahasiswa memahami cara meningkatkan efisiensi penggunaan air, mengoptimalkan asupan nutrisi tanaman, serta menekan biaya produksi demi terwujudnya pertanian yang lestari," tambah Hendra.

Ketua Tim Kegiatan, Dr. Mohd Abidzar, menyatakan dampak jangka panjang yang diharapkan adalah perubahan wajah Kampung Tengah menjadi lebih hidup, estetis, dan layak kunjung. Hal ini sejalan dengan konsep pariwisata berbasis masyarakat (Community-Based Tourism), meningkatkan kenyamanan wisatawan, sekaligus menumbuhkan rasa bangga warga terhadap lingkungannya.

Penanggung jawab kegiatan, Dr. Roslina, menjelaskan inisiatif UniMADANI dirancang untuk memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar. Mahasiswa belajar menyinergikan hasil riset kampus langsung ke pertanian rakyat — mulai dari perawatan tanaman, teknik pemilahan cabai berkualitas tinggi, penanganan pascapanen, hingga strategi pemasaran di kawasan ASEAN.

Berikut 11 perguruan tinggi yang berpartisipasi: Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah, Universitas Malikussaleh, UIN Sumatera Utara, UIN Jambi, STKIP Budidaya Binjai, STIT Al Washliyah Binjai, STAI Darussalam Kunir Subang, Universitas Medan Area, STIT Batubara, Universitas Batuta, serta IAEB.(id99)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement