Breaking News
Memuat breaking news...

IHSG Bangkit Terdongkrak Katalis Domestik yang Solid, IPOT Rekomendasi Saham dengan Smart Money Terbaik

Redaksi
Redaksi
Senin, 26 Oktober 2026 - 10.25 AM WIB
IHSG Bangkit Terdongkrak Katalis Domestik yang Solid, IPOT Rekomendasi Saham dengan Smart Money Terbaik
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

JAKARTA (Waspada.id): Dalam sepekan terakhir 19–23 Oktober 2026) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) IHSG ditutup di level 5.439 atau menguat 4,90% dibandingkan pekan sebelumnya dan di tengah penguatan tersebut investor asing mencatatkan aksi jual bersih (outflow) mencapai Rp 8 triliun di pasar reguler.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), David Kurniawan menegaskan, penguatan IHSG dalam sepekan terakhir dipengaruhi sejumlah sentimen dari global dan domestik. Dari global ada sentimen suku bunga dan Dolar AS, dimana ketegangan di pasar moneter global relatif terjaga setelah kenaikan suku bunga acuan oleh The Fed (ke 3,75%–4,00%), ECB, dan BoJ.

Menariknya, meskipun data tenaga kerja AS masih tergolong solid dan menopang penguatan Dolar AS, pelaku pasar mulai mengantisipasi kestabilan imbal hasil (yield) US Treasury jangka panjang.

Selanjutnya ada sentimen harga minyak dan geopolitik, dimana risiko geopolitik terkait konflik di Timur Tengah dan gangguan pada East–West Pipeline milik Saudi Aramco masih membayangi pasokan minyak global.

"Meski demikian, dimulainya negosiasi terkait Selat Hormuz memberikan stabilitas parsial pada harga minyak mentah Brent dan WTI sehingga meredakan tekanan inflasi global secara bertahap," tandasnya, Senin (26/10).

Sementara itu dari domestik, ada sentimen keputusan BI Rate dan Rupiah, dimana Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate di level 5,75% guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dan mengendalikan inflasi. Cadangan devisa yang kuat (US$146,5 miliar) memberikan bantalan yang memadai dalam meredam gejolak eksternal.

Selanjutnya ada sentimen MSCI dan investability. Ia menegaskan isu investability dan tata kelola bursa seperti keterbukaan informasi struktur kepemilikan, porsi free float aktif, serta efektivitas mekanisme perlindungan investor ritel tetap menjadi perhatian institusi global dalam menentukan bobot alokasi portofolio.

Proyeksi Market dan Sentimen Pekan Ini

Berbicara tentang proyeksi market dalam sepekan ke depan (26–30 Oktober 2026), David menegaskan bahwa fokus pergerakan IHSG diperkirakan akan tertuju pada kombinasi sentimen eksternal dan katalis fundamental domestik.

Investor global cenderung bersikap wait and see menantikan arah kebijakan moneter The Fed serta perkembangan negosiasi geopolitik yang memengaruhi stabilitas harga energi.

"Sementara itu dari dalam negeri, perhatian utama tertuju pada rilis laporan keuangan kuartal ketiga (Q3-2026) dari emiten-emiten big caps yang diharapkan dapat menopang kredibilitas pasar," tandasnya.

Di saat yang sama, imbuhnya, komitmen regulator dalam memperkuat tata kelola bursa dan transparansi investability menjadi aspek krusial untuk menjaga kepercayaan investor asing menjelang pengumuman indeks MSCI.

"Selain itu, dinamika nilai tukar Rupiah dan respon kebijakan Bank Indonesia tetap dipantau ketat guna meredam dampak volatilitas eksternal. Secara teknikal, IHSG diproyeksikan bergerak mixed dengan peluang menguji kisaran resistance 5.500–5.540 selama ditopang arus transaksi domestik yang solid."

Rekomendasi IPOT Pekan Ini

Merespons dinamika market di atas PT Indo Premier Sekuritas yang baru saja meluncurkan IPOT X yang mampu merevolusi pengalaman investasi dengan memanfaatkan AI-Native Intelligence dan membantu investor mengubah kompleksitas pasar menjadi market clarity melalui Think Smarter, melihat lebih dalam melalui See Deeper, membaca lebih jelas melalui Read Clearly, serta menemukan, memantau, dan membandingkan melalui Discover, Monitor & Compare serta semua itu dipersatukan oleh pengalaman Move Effortlessly merekomendasikan saham-saham dengan Smart Money mencolok berikut ini untuk trading pekan ini.

1. Buy UNTR (Current Price: 25,300, Entry: 25,300, Target Price: 26,650 (5.34%), Stop Loss: 24,500 (-3.16%) dan Risk to Reward Ratio 1:1.7). Saham PT United Tractors Tbk dengan kode UNTR menarik untuk ditradingkan pekan ini karena dalam pangka pendek berpotensi golden cross MA dan smart money pada emiten ini sudah kembali masuk dalam 5 hari terakhir.

2. Buy on Breakout BDMN (Current Price: 5,025, Entry: 5,100, Target Price: 5,600 (9.80%), Stop Loss: 4,820 (-5.49%) dan Risk to Reward Ratio 1:1.8). Emiten berkode BDMN (PT Bank Danamon Indonesia Tbk) dalam jangka pendek bergerak uptrend dan berpotensi breakout dengan dorongan smart money.

3. Buy PGEO (Current Price: 1,025, Entry: 1,025, Target Price: 1,100 (7.32%), Stop Loss: 990 (-3.41%) dan Risk to Reward Ratio 1:2.1). Saham PGEO (PT Pertamina Geothermal Energy Tbk) menarik untuk ditradingkan pekan ini karena dalam jangka pendek konsisten bergerak di atas MA5 dan berpotensi breakout minor trendline.

4. Buy Reksa Dana Saham Premier ETF IDX High Dividend 20 (XIHD). Di tengah market yang masih rentan terhadap fluktuasi IHSG, ETF berbasis dividen tinggi dari rangkaian Power Fund Series (PFS) ini menawarkan daya tarik tersendiri bagi investor yang mengincar pendapatan atau imbal hasil (yield). (id09)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement