Breaking News
Memuat breaking news...

Ihwan Ritonga Kecewa Rico Waas Absen Di Peresmian BRT Mebidang

Redaksi
Redaksi
Jumat, 21 Agustus 2026 - 10.45 PM WIB
Ihwan Ritonga Kecewa Rico Waas Absen Di Peresmian BRT Mebidang
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Ihwan Ritonga SE MM. Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Wakil Ketua DPRD Sumut, Ihwan Ritonga SE MM, menyayangkan ketidakhadiran Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam peresmian Bus Rapid Transit (BRT) Medan-Binjai-Deli Serdang (Mebidang) di Terminal Tipe B Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (19/8/2026).

Menurut Ihwan, kehadiran kepala daerah dalam peresmian program transportasi strategis tersebut penting sebagai bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara membenahi sistem transportasi di kawasan Mebidang.

“Kalau Wali Kota Medan tidak hadir, pastinya kita kecewa,” kata Ihwan kepada wartawan di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (21/8/2026).

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan itu mengatakan, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menunjukkan keseriusan dalam membenahi sistem transportasi, khususnya yang menghubungkan Kota Medan, Binjai dan Deli Serdang.

Karena itu, menurut Ihwan, Wali Kota Medan semestinya hadir langsung dalam agenda peresmian tersebut. Apalagi, kegiatan itu berkaitan erat dengan kepentingan masyarakat Kota Medan yang nantinya menjadi salah satu wilayah penerima manfaat layanan BRT Mebidang.

“Pak Gubernur kan sangat semangat soal beginian, tapi tiba-tiba Wali Kota Medan diundang malah tidak datang,” ujarnya.

Ihwan menyebut Pemprov Sumut semestinya telah mengundang seluruh kepala daerah yang berada dalam kawasan layanan BRT Mebidang, yakni Wali Kota Medan, Wali Kota Binjai dan Bupati Deli Serdang.

Ia menilai ketidakhadiran Rico Waas menjadi hal yang patut disayangkan meski Pemko Medan tetap mengirimkan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap untuk menghadiri kegiatan tersebut.

“Persoalan tidak dihadiri oleh Wali Kota Medan dan hanya dihadiri Wakil Wali Kota Medan, tentu sangat kita sayangkan. Padahal, BRT Mebidang itu program yang sangat strategis untuk mendorong dan membantu masyarakat, khususnya masyarakat Sumut yang bekerja di kawasan Mebidang,” katanya.

Namun, Ihwan mengaku tidak mengetahui alasan pasti Rico Waas tidak menghadiri kegiatan tersebut. Ia berharap ketidakhadiran itu tidak dimaknai sebagai bentuk kurangnya dukungan terhadap program transportasi yang dinilai strategis bagi masyarakat.

“Saya tidak tahu kenapa alasannya tidak datang. Tapi kalau tidak datang dengan alasan ada tugas lain, saya kira kurang tepat, karena ini undangan resmi dari Pak Gubernur. Saya kira Pak Gubernur saja hadir, tapi Wali Kota Medan tidak hadir, tentu sangat kita sayangkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ihwan menilai BRT Mebidang akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam menyediakan alternatif transportasi publik yang lebih terintegrasi bagi warga yang beraktivitas di Medan, Binjai dan Deli Serdang.

Karena itu, ia meminta seluruh pemerintah daerah terkait memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan BRT Mebidang. Menurutnya, program strategis yang menyangkut kepentingan masyarakat luas semestinya tidak dipandang sebagai program milik satu pemerintah daerah saja.

“Konyol kalau tidak mendukung program strategis seperti BRT Mebidang itu,” pungkasnya. (id143)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement